JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Jaga Predikat WTP, Semua OPD Karanganyar Didealine Tanggal 15 Februari Harus Beresi Laporan Keuangan Dengan BPK 

Ilustrasi uang
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi uang

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah berkomitmen dalam penyusunan laporan keuangan dengan cepat dan transparan. Karena pihaknya berharap  Pemkab Karanganyar kembali mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono ketika menghadiri Forum Grup Diskusi bersama Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah(OPD) Senin (17/12/2018) di Hotel Alana.

Menurutnya melalui kegiatan ini para kepala Organisasi Perangkat Daerah(OPD) memiliki gambaran mengenai tata kelola laporan keuangan. Sehingga nantinya ketika dalam penyusunan laporan dapat secara cepat, transparan dan akuntable dan Karanganyar mampu mempertahankan predikat Opini WTP.

Baca Juga :  Mengejutkan, Panitia Kongres PSSI Karanganyar Putuskan Tunda Tahapan Pra Konggres Seminggu Lagi. Tony Bantah Penundaan Karena Tudingan Cacat Hukum

“Masing-masing OPD harus maksimal dalam laporan keuangannya. Pertahankan prestasi Opini Wajar Tanpa Pengecualian selama lima tahun berturut-turut,” katanya

Ditambahkan Bupati, pihaknya berharap tiap OPD agar segera menyelesaikan laporan keuangannya. Pihaknya memberi tenggat waktu 15 Februari semua laporan keuangan tiap OPD telah selesai dan diserahkan ke BPK.

“Segera selesaikan laporan-laporan keuangan di tahun 2018. Karena laporan keuangan salah satu indikator kerja tiap OPD,”katanya

Baca Juga :  Viral Video Karyawannya Intip Pengunjung Pakai CCTV, Ini Langkah Tegas Starbucks Indonesia

Sementara itu menurut Ketua kegiatan Sutarno Forum Grup Diskusi ini sebagai komitmen bersama dalam penyusunan dan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah Tahun Anggaran 2018. Dari kegiatan ini nantinya para OPD didorong untuk meningkatkan pengelolaan laporan keuangan.

“Sasarannya tentu perwujudan tata kelola keuangan negara yang baik serta mempertahankan kembali predikat opini WTP,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pakta integritas tiap kepala OPD. Hal ini merupakan komitmen bersama dalam rangka peningkatan efektivitas laporan keuangan yang transparan dan akuntable. Wardoyo