JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Jelang Tutup Tahun, Sragen Borong 6 Penghargaan Berbagai Bidang 

Wabup Sragen, Dedy Endriyatno (tengah) bersama jajaran OPD saat menunjukkan penghargaan yang diraih Sragen. Foto/Wardoyo
Wabup Sragen, Dedy Endriyatno (tengah) bersama jajaran OPD saat menunjukkan penghargaan yang diraih Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Pemerintah Kabupaten Sragen kebanjiranan penghargaan dipenghujung tahun ini. Sedikitnya enam penghargaan berhasil diraih Pemkab Sragen pada Desember 2018.

Enam penghargaan itu diraih dari beberapa bidang. Saat junpa pers dengan wartawan, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno menjelaskan, keenam penghargaan tersebut meliputi bidang Top IT dari Majalah IT Works kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Penghargaan top IT Telco oleh majalah IT Works ini yang ketiga kalinya. Kita telah menerima tahun 2015, 2016, dan 2018,” kata Wabup saat jumpa pers di ruang rapat bupati, Kamis (13/12/2018).

Kemudian predikat kepatuhan tinggi dalam bidang pelayanan publik dari Ombudsman RI. Sragen merupakan salah satu dari 62 kabupaten/Kota di Indonesia yang menerima  penganugerahan Predikat Kepatuhan Tinggi Atas Pelayanan Publik 2018. Pemkab Sragen mendapatkan skor dalan penilaian pelayanan publik di 82,05.

Baca Juga :  Buntut Modul PPKN SMP di Sragen Disusupi Soal Diduga Berbau Ajaran Komunisme, Ini 6 Poin Tuntutan dari Aliansi Masyarakat Sragen Anti Komunisme kepada Pemkab!

Penghargaan ini diserahkan Komisioner Ombudsman RI, Alvin Lie kepada Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, pada acara penganugerahan predikat kepatuhan yang diselenggarakan di Auditorium TVRI Pusat Jakarta, Senin (11/12/2018) malam.

Kabupaten Sragen juga memperoleh Bhumandala Award 2018 oleh Badan Informasi Geospasial. Dimana Sragen masuk kategori Bhumandala Ariti.

“Ini juga satu kebanggaan buat kita karena Sragen dinilai menggunakan teknologi geospasial dalam kegiatan di pemerintahan. Geospasial ini diharapakan menjadi kebijakan peta di Indonesia. Jadi semua instansi besok akan menggunakan teknologi ini,” jelasnya.

Kabupaten Sragen juga dianggap paling peduli Hak Asasi Manusia (HAM) 2017. Penghargaan ini diserahkan pada tahun 2018 ini oleh Kemenkumham.

“Ini juga sama tahun lalu kita dapat Kabupaten Peduli HAM 2016 diserahkan 2017,” tambahnya.

Baca Juga :  Divonis 4 Kali Lebih Berat, 3 Terdakwa Korupsi Rp 2 Miliar Proyek RSUD Sragen Kompak Langsung Nyatakan Banding. Jaksa Juga Pikir-pikir

Selain itu penghargaan anugerah Indeks Daya Saing Daerah Tingkat Provinsi Jateng 2018 juga di raih Sragen. Dalam hal ini Bumi Sukowati masuk kategori Ekosistem Inovasi.

Sementara itu penghargaan yang ke enam yakni Digital Inclusion Awards 2018. Penghargaan dari Masyarakat Telematika Indonesia (Makstel) ini diserahan di Telkom Landmark Tower Jakarta, Kamis (13/12/2018). Penghargaan ini diberikan karena Sragen telah menggunakan aplikasi yang memudahkan pelayanan masyarakat.

“Dari berbagai penghargaan ini kita masih punya potensi untuk meningkatkan prestasi. Seperti pada penghargaan tingkat kepatuhan pelayanan dari Ombudsman. Masih ada kemungkinan peningkatan peringkat dan nilai tinggi menjadi tertinggi. Karena diberbagai OPD masih bisa dimaksimalkan seperti Dinas Pendidikan, Disnakertrans dan Dinsos. Kita harapkan prestasi Sragen meningkat tahun depan,” tandasnya. Wardoyo