loading...
Loading...
Iwan Andranacus dan ayah Eko Prasetio berpelukan saat di PN Solo, Selasan (6/11/2018). Foto: Triawati

SOLO– Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan untuk kasus Mecy maut kembali ditunda. Kali ini sidang yang seharusnya digelar Kamis (13/12/2018) kembali ditunda tahun depan yakni pada tanggal 8 Januari 2019 mendatang.

Penundaan dilakukan oleh majelis hakim lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali belum siap dengan tuntutannya. Usai penundaan persidangan, dua JPU, Satriawan Sulaksono dan Titiek Maryani enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai belum siapnya berkas tuntutan terhadap kasus pembunuhan dengan korban Eko Prasetio (28) tersebut kepada Wartawan.

Baca Juga :  Tak Kantongi Izin, Demo Tolak Rasisme Aliansi Mahasiswa Unisri Dipindah dari Gladag ke Plaza Manahan

Keduanya langsung meninggalkan wartawan dan masuk ruangan. Sementara itu, Kuasa Hukum terdakwa, Joko Haryadi mengungkapkan, pihaknya akan tetap bersabar dengan adanya penundaan tersebut.

“Kami sabar saja, secara yuridis memang hak dari JPU melakukan tuntutan, sepanjang tuntutan belum dibacakan kami juga belum bisa melakukan upaya perlawanan dan pembelaan. Kami tetap menghargai dan menghormati yang dilakukan oleh JP,” ujarnya.

Baca Juga :  Rayakan HUT RI ke-74, Anak Juara Rumah Zakat Gelar Lomba Mewarnai

Disinggung mengenai tuntutan yang akan dibacakan oleh JPU pada sidang lanjutan mendatang, Joko berharap tuntutan yang akan disampaikan sesuai dengan harapannya. Termasuk juga dengan sesuai fakta persidangan yang selama ini berjalan.

Baca Juga :  Soliditas Partai Terganggu, 13 DPC Hanura Desak Percepatan Munas

“Harapan kami ya sesuai dengan fakta persidangan, kami masih menunggu tuntutan dari JPU,” imbuhnya.

Sementara itu, terdakwa Iwan Adranacus, mengatakan pihaknya hanya berharap ada keadilan. “Saya berharap ada keadilan bagi saya,” tukasnya. Triawati PP

Iklan
Loading...