loading...
Loading...
Ilustrasi olah TKP pencurian toko. Dok/JSnews

SRAGEN- Aksi pencurian di siang bolong terjadi di Sambungmacan, Sragen. Dua orang komplotan pencuri beraksi dengan menyamar sebagai pembeli di Toko milik Sri Wahyuni (52) warga Dukug Kaliurung RT 9/3, Toyogo, Sambungmacan.

Pelaku bermain peran sebelum berhasil menggasak dua tas berisi uang milik korban. Data yang dihimpun, pencurian itu terjadi Rabu (12/12/2018) siang sekira pukul 13.30 WIB.

Aksi pencurian terungkap setelah korban melapor ke Polsek setempat. Dalam laporannya, korban menceritakan awalnya siang itu, sekitar pukul 12.30 WIB, tokonya kedatangan dua orang laki-laki tak dikenal dengan boncengan sepeda motor.

Baca Juga :  Siap Pecahkan Rekor, Catat Ada Event Spektakuler di Alun-alun Sragen Akhir Pekan Ini. Dari Pameran Kendaraan Tempur, Mobil Sporty, Atraksi BMX Hingga Dangdutan Gratis!  

Mereka datang untuk membeli minuman kemasan gelas. Salah satu pelaku kemudian turun dan menyuruh korban memasukkan minuman yang dipesan ke  dalam kantong plastik yang diberikan oleh pelaku.

Sementara rekan pelaku satu menunggu dipinggir jalan. Setelah itu keduanya  menitipkan barang yang dipesan dengan alasan akan mengambil buah di tempat lain.

Mereka bilang air kemasan akan diambil lagi setelah mengambil buah. Diduga kuat, saat korban sibuk memasukkan air, satu pelaku merangsek dan menyikat dua tas isi uang di dalam toko.

Baca Juga :  Pasok Sabu ke Sragen, Prabowo Ditangkap di Tamanasri. Petugas Amankan Pengedar Bernama Alex dan 2 Paket Sabu Kristal

Korban baru mengetahui setelah srkira pukul 13.30 WIB, ada tetangganya yang  datang berbelanja membayar dengan uang pecahan Rp 100.000. Saat hendak memberi kembalian, ia kaget mendapat dua tas isi uang sudah amblas dari meja dan laci.

Satu tas berisi uang kurang lebih Rp. 13 juta, dan satunya lagi tas kecil berisi uang Rp 2 juta, KTP, SIM, ATM dan kartu BPJS.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 15 juta dan melapor ke Polsek. Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan membenarkan laporan itu. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan tim. Wardoyo

Baca Juga :  4.000 Lebih Surat Suara Pilpres di Sragen Rusak, Ratusan Relawan Pelipat Surat Suara Digeledah Polisi

Loading...