JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pasar Legi Solo  Menggeliat Lagi, Ribuan Pedagang Mulai Tempati Los Pasar Darurat

Peresmian pasar darurat pasar Legi Solo. Foto: Triawati
Serah terima pasar darurat pasar Legi Solo, Jumat (7/12/2018). Foto: Triawati

SOLO- Ribuan pedagang korban kebakaran Pasar Legi mulai menempati kios pasar darurat, Jumat (7/12/2018). Serah terima pasar darurat dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kepada para pedagang secara langsung oleh Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.

Pasar darurat Pasar Legi dibangun Pemkot Solo di beberapa lokasi yaitu di ruas jalan Sabang, jalan Lumban Tobing, jalan Monumen, dan kawasan sekitar Pasar Legi, serta sekitar kawasan Taman Monjari. Pemkot memastikan semua pedagang terdampak kebakaran memperoleh jatah tempat di paaar darurat dan diharapkan segera bisa memulai aktivitas dagang seperti sedia kala.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagiyo, pihaknya  memastikan bahwa semua pedagang telah kebagian jatah lapak dagangan yang baru. Baik berupa kios, los, maupun payung untuk pedagang oprokan Pasar Legi. Hal ini sesuai arahan walikota yang mencanangkan bencana kebakaran Pasar Legi pada akhir Oktober lalu sebagai kejadian darurat bencana yang disertai dengan solusi untuk pembangunan pasar darurat sementara sembari menunggu kejelasan soal pembangunan pasar legi pasca terbakar.

Baca Juga :  Jika Terpilih, Putra Presiden Jokowi Berjanji Prioritaskan Solo Mendapat Vaksin Covid-19

“Kebakaran pada Senin (29/10/2018) lalu mengakibatkan kerusakan besar pada bangunan pasar khususnya bangunan sisi barat. Dampaknya, 90 bangunan kios dan 1448 los tak dapat digunakan kembali. Dan untuk mengembalikan roda perekonomian, serta usaha pedagang, Pemkot berkomitmen menyediakan pasar darurat dalam waktu cepat,” urainya.

Pemkot memutuskan untuk menyediakan dalam waktu yang relatif singkat untuk membangun pasar darurat sementara. Sepekan pasca terbakar, pembersihan masal dan konsep pembangunan pasar darurat diputuskan dibangun di ruang-ruang kosong di sekitar pasar.

Baca Juga :  Komandan Lanud Adi Soemarmo Buka Pendidikan Setukba Angkatan ke-37

“Tujuan pembangunan pasar darurat dengan cepat  agar 76 Pedagang Kios, 765 Pedagang Los dan 750 Pedagang Pelataran yang terdampak kebakaram dapat beraktivitas kembali. Pasar Legi ini merupakan pasar induk yang menjajakan kebutuhan harian. Karena menjual sejumlah bahan pokok yang penting bagi masyarakat. Makanya pasar darurat menjadi bebutuhan yang penting untuk sementara waktu. Kami pastikan seluruh pedagang terdampak mendapatkan lahan sementara selama Pasar Legi di bangun. Sementara satu lahan untuk satu nama karena sifatnya darurat dengan pola penataan sesuai zonasi dagangan,” tandas Subagiyo. Triawati PP