loading...
Bripka Aris Wahyu Hidayat. Foto/Humas Polres

SRAGEN- Seorang anggota Polsek Kerjo, Aris Wahyu Hidayat (37) ditemukan meninggal dunia di ruang penjagaan Polsek setempat, Jumat (7/12/2018) pagi. Anggota berpangkat Bripka itu ditemukan mengembuskan nafas terakhir dalam posisi duduk di ruang penjagaan.

Personel asal Dukuh Prapatan RT 2/2, Desa Seloromo, Jenawi, Karanganyar itu ditemukan meninggal seusai melaksanakan tugas piket jaga malam dan salat subuh.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi melalui Kasubag Humas AKP Suryanto dalam rilisnya Jumat (7/12/2018) menyampaikan almarhum meninggal seusai melakukan tugas piket malam bersama tiga rekannya, Ka SPKT Polsek Kerjo Aiptu Muh Ikhsan, Aipda Muryanto dan Bripda Savvy Tama Dewanudin pada Kamis (6/12/2018) malam.

Baca Juga :  Kabar Buruk, 880 Calhaj di Karanganyar Dipastikan Gagal Berangkat Musim Ini. Seluruh Dokumen Ditarik Kembali, Ditunda Tahun Depan!

Selesai patroli malam, kemudian Jumat (7/12/2018) dinihari sekira pukul 01.30 WIB korban bersama KSPK III Polsek Kerjo, Aiptu Muh Ikhsan kemudian beristirahat bergantiandi ruang unit reskrim di bagian belakang.

Sekira pukul 04.00 WIB korban sempat dibangunkan untuk sholat subuh dan selesai sholat subuh korban bersama Bripda Savvy Tama duduk di ruang penjagaan sampai sekira pukul 05.20 WIB.

“Saat itu korban melaksanan laporan situasi ke Karanganyar Induk kemudian sekira pukul 06.00 WIB  pada saat korban duduk di ruang penjagaan korban dipamiti oleh Aipda Muryanto dan Bripda Savvy Tama D yang akan melaksanakan olahraga pagi,” terangnya.

Sekitar pukul 06.10 WIB, Ka SPKT Kerjo melihat korban masih berbaring di kursi penjagaan dengan posisi kepala di sebelah timur. Saat itu korban disangka masih tidur.

Baca Juga :  2 PNS Asal Karanganyar Positif Covid-19 Diduga Tertular dari Lingkungan Kerjanya. 15 Orang Terlacak Sempat Kontak Erat dan Dirapid Test

Sekitar pukul 06.45 WIB, saat berusaha  membangunkan korban untuk melaksanakan pos pagi, namun korban tetap tak bergerak.

“Sekira pukul 07.00 WIB, dibangunkan lagi namun korban sudah tidak bergerak dan wajah kelihatan pucat. Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Kerjo Dr. Siti Mahmudah, korban dinyatakan sudah meninggal dunia (MD),” urainya.

Ditambahkan, dari hasil pemeriksaan luar, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dari pengecekan medis, diduga kuat korban meninggal dunia karena serangan jantung. Wardoyo