JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Mayoritas Penghuni Rutan Solo Derita Penyakit Ini

SOLO– Rutan Kelas IA Kota Surakarta bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta menggelar kegiatan pengobatan gratis, bagi ratusan penghuni rutan, Kamis (6/12/2018).

Kasi Pelayanan Rutan Kelas I A Surakarta Solichin mengungkapkan, kegiatan kerjasama dengan PMI tersebut baru pertama kali dilakukan dan diharapkan bisa dilakukan dengan rutin, paling tidak satu bulan sekali. Mengingat, saat ini jumlah tenaga medis yang ada di rutan tak sebanding dengan jumlah narapidana yang ada di rutan.

Baca Juga :  Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Sambut Antusias Piala Dunia U-20 di Solo, Bertekad Promosikan Sport Tourism

“Kami memang kewalahan, karena hanya ada tiga tenaga medis di Rutan. Satu dokter dan dua orang perawat, sehingga kami sangat membutuhkan tenaga medis tambahan untuk menangani kesehatan penghuni Rutan,” paparnya.

Solichin membuka peluang kerjasama kegiatan yang sama tidak hanya dengan PMI. Pihaknya juga berencana menggandeng PT Konimex dan sejumlah pihak lainnya untuk mengadakan kegiatan pengobatan gratis di dalam rutan.

Baca Juga :  Ratusan Orang Langsung Dihukum Resik-resik Sungai Toklo Solo karena Tak pakai Masker

Salah seorang dokter dari PMI Kota Surakarta dr. Ika Pratiwi menerangkan, kebanyakan penghuni rutan kelas IA mengalami linu-linu, gatal hingga penyakit kulit.

”Kalau batuk pilek itu karena faktor cuaca. Obat yang kami berikan sesuai dengan penyakitnya, namun kami tetap memberikan vitamin untuk daya tahan tubuh mereka,” tukasnya. Triawati PP