loading...
Loading...
Suasana DKI Jakarta saat reuni akbar alumni 212 Minggu (2/12/2018). Foto/Tempo.co

JAKARTA- Sebagian massa Reuni Akbar 212 tampak memenuhi sejumlah warung nasi alias warteg di kawasan Kebon Sirih, Minggu pagi 2 Desember 2018. Mereka ‘isi amunisi’ sebelum bergerak lagi masuk ke kawasan Monas.

Hal itu menjadi berkah bagi para pemilik warung di sekitaran Monas dan sekitarnya. Bahkan mereka sebagian kewalahan mengingat banyaknya umat muslim yang datang dan memborong dagangan.

Baca Juga :  Mau Wisata Kuburan Batu di Sumba, Ini Sensasinya

Satu pegawai Warteg CBN di Jalan Jaksa, Kebon Sirih, Maya (20 tahun), mengatakan pengunjung yang merupakan peserta reuni telah datang sejak subuh.

“Kami buka jam 05.00 WIB, langsung banyak (tamu),” ujarnya.

Satu jam sejak buka, yakni Pukul 06.00 WIB, Maya menghitung sudah melayani sekitar 50 pembeli. Mereka rata-rata dikenalinya berasal dari Jawa Barat dan Jawa Tengah dari logat bicara dan bahasa masing-masing.

Baca Juga :  Dilarang dan Tak Kantongi Izin dari Keraton Yogyakarta, Acara Muslim United Tetap Jalan

Pantauan di lapangan, belasan orang datang-pergi di warteg berjarak sekitar 500 meter dari Monas itu hingga pukul 08.00 WIB. Mereka datang bergerombol, sebagian bersama keluarga, usia balita hingga paruh baya.

Ramainya pembeli menjadi rezeki tersendiri bagi Maya. Tampak sejumlah loyang di etalase langsung tandas isinya. Beberapa masakan, seperti telur dadar dan ayam goreng, ludes. Sejumlah sayur juga telah habis selagi hangat.

Baca Juga :  Murid Sekolah Diliburkan Gara-gara Kualitas Udara di Sumatera Selatan Memburuk

Pantauan Tempo, sembari sarapan, para peserta Reuni Akbar 212 saling berkenalan. Mereka satu sama lain mengaku datang dari daerah. Semisal dari Tegal dan Bandung. Setelah sejenak bercengkerama, mereka melanjutkan perjalanan menuju Monas.

www.tempo.co

 

Loading...