JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Seorang Wanita Jadi Korban Sindikat Gendam di Gemolong Sragen. Diberi Tisu Pembasuh Muka, Perhiasan dan Uang Jutaan Dipreteli 

Kapolsek Gemolong, AKP I Ketut Putra saat memimpin pelayanan laporan ibu yang jadi korban sindikat gendam dan melapor ke Polsek Gemolong Senin (24/12/2018). Foto/Wardoyo
Kapolsek Gemolong, AKP I Ketut Putra saat memimpin pelayanan laporan ibu yang jadi korban sindikat gendam dan melapor ke Polsek Gemolong Senin (24/12/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sindikat kejahatan dengan modus hipnotis atau gendam beraksi di Gemolong, Sragen. Seorang wanita bernama Sri Wahyuni (41) kehilangan semua perhiasan dan uang jutaan setelah dihipnotis oleh sekelompok orang tak dikenal.

Aksi gendam itu terungkap setelah korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Gemolong, Senin (24/12/2018). Di hadapan petugas, korban menceritakan insiden gendam itu terjadi Sabtu (24/12/2018) sekira pukul 15.30 WIB.

Baca Juga :  Sragen Mulai Dilanda Kekeringan, Ratusan Warga di Kowang Sumberlawang Sudah 2 Bulan Kesulitan Air Bersih

Bermula ketika wanita asal Dukuh Pereng RT 7, Desa Pakel, Andong, Boyolali itu sedang berbelanja di Swalayan Lestari Baru Gemolong. Saat itu ia bersama anaknya Acih Nur Afni (19).

Saat berbelanja, korban dihampiri oleh dua orang laki-laki dan satu orang  perempuan berpura – pura menanyakan  agen telur asin. Kemudian mengajak korban untuk  menunjukkan tempat agen telur asin tersebut.

Advertisement
Baca Juga :  600 Warga Divaksin Dosis 2, Ketua DPC PDIP Sragen Ingatkan Horor Bulan Juli-Agustus Jangan Sampai Terulang. Imbau Prokes Tak Boleh Kendor!

Kemudian korban beserta anaknya diajak masuk ke dalam mobil. Karena sudah dalam pengaruh hipnotis, keduanya menurut saja. Setelah di dalam mobil korban di beri tisu basah untuk membersikan muka. Setelah itu korban setengah sadar dan menuruti semua kata-kata serta perintah pelaku.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua