JOGLOSEMARNEWS.COM Panggung Artis

Suasana Haru dan Tetesan Air Mata Warnai Tahlil untuk Personel Seventeen

Suasana pengajian tahlil personel Seventeen di kawasan Kalibata Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2018). Foto: Tribunnews/Bayu Indra P
Suasana pengajian tahlil personel Seventeen di kawasan Kalibata Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2018). Foto: Tribunnews/Bayu Indra P

JAKARTA – Tetesan air mata dan suasana haru mewarnai pengajian dan tahlil untuk para personel grup band Seventeen yang menjadi korban tsunami di Anyer.

Ketika sebuah video kenangan grup band Seventeen dengan latar belakang lagu ‘Kemarin’ diputar suasana menjadi semakin haru.

Terlihat beberapa warga yang ikut tahlil tak kuasa menahan air matanya.

“Kita akan putarkan sebuah video untuk temen-temen semua,” kata seorang petugas pengajian di Komplek DPR RI, Kalibata Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2018).

Baca Juga :  Nunung Diisukan Positif Covid-19 dan Dirawat di Wisma Atlet, Ini Kata Adik: Memang Sedang Sakit

Pengajian yang digelar dalam rangka doa bersama untuk personel Seventeen yang menjadi korban tsunami tersebut dihadiri beberapa publik figure.

Terlihat Rizal Armada, Tantri Kotak beserta suami, Ifan Govinda, Said Bajuri, dan Rizky The Titans.

Seperti yang diketahui group band Seventeen menjadi korban tsunami di Selat Sunda.

Baca Juga :  Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Sempat Positif Covid-19, Keluarga Langsung Jalani Swab Test dan Hasilnya Negatif. Putrinya Yakin Ibunda Tak Menularkan ke Orang Lain

Seventeen yang saat itu manggung di kawasan Tanjung Lesung Anyer pun terkena tsunami.

Herman Sikumbang selaku gitaris, M. Awal Purbani di basis, dan drummer Windu Andi Darmawan menjadi korban meninggal dalam musibah tersebut.

Tak hanya itu, Dylan Sahara istri dari Ifan Seventeeen turut menjadi korban meninggal.

www.tribunnews.com