loading...
Loading...
Rapat penyampaian paparan RAD Penanggulangan HIV/AIDS di Ruang Opproom Setda Rabu (26/12/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Penambahan kasus HIV/AIDS di Sragen makin mengkhawatirkan. Hasil rilis terbaru dari komisi penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sragen, setiap hari rata-rata ditemukan 3 kasus HIV/AIDS di Sragen.

Terkait hal itu, KPA pun mengajak semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra kerja untuk bersinergi membendung laju penyebaran HIV/AIDS.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan tim penyusun RAD Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Sragen Tahun 2017- 2021 yang digelar KPA di ruang Opproom Setda, Rabu (26/12/2018).

Rapat dihadiri Ketua KPA, Haryoto dan Assisten I Setda, Endang Handayani. Pengelola Program KPA Sragen, Wahyudi mengungkapkan data terbaru, jumlah kasus HIV/AIDS hingga akhir November 2018, mencapai 988 kasus. Sementara di 2018, total ada 209 tambahan kasus baru.

Baca Juga :  Panas dan Saling Serang, Kampanye Visi Misi Cakades di Tegalrejo Sragen. Kandidat Mulai Unjuk Kekuatan Massa 

“Rata-rata tiap hari ada 3 temuan kasus,” paparnya.

Dalam pertemuan itu, intinya dipaparkan draft RAD terkait penanggulangan HIV/AIDS untuk 2017-2021. Dalam pertemuan itu juga menyosialisasikan rencana aksi penanggulangan HIV/AIDS kepada OPD dan mitra terkait. Yakni dengan mensinkronkan program P2HIV ke program OPD dan mitra sesuai RPJMD yang sudah tersusun oleh Pemda.

Baca Juga :  Krisis Air di Sragen Memuncak, Warga di Sumberlawang Rame-rame Mulai Jual Ternak. Mandi Pun Hanya Sekali Pakai Air Tak Layak

“Jadi ke depan program penanggulangan HIV/AIDS diharapkan dapat ditangani oleh semua OPD terkait dan mitra kerja KPA. Termasuk LSM penggiat AIDS di Kabupaten Sragen dengan program yang terstruktur, terintegrasi dan berkelanjutan sesuai dengan tugas dan fungsi OPD,” urai Wahyudi.

Dengan sinergitas itu, nantinya diharapkan target pengendalian HIV/AIDS di Kabupaten Sragen bisa tercapai pada tahun 2030 yakni three zerro sesuai target nasional (Kemenkes).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Ngrampal Sragen Pagi Ini, Satu Pemotor Tewas di Lokasi Kejadian. Satu Siswi Dilarikan ke Rumah Sakit 

Three zerro yang dimaksud yakni tidak ada infeksi baru HIV, tidak ada kematian karena HIV dan tidak adanya stigma dan diskriminasi ODHA.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto juga menyampaikan salah satu target penanggulangan AIDS memang untuk menuju three zerro di 2030. Menurutnya salah satu upaya untuk mencegah penyebaran AIDS adalah dengan setia pada pasangan, tidak melakukan seks bebas, menghindari risiko tinggi penyebaran HIV/AIDS, termasuk narkoba. Wardoyo

 

Loading...