JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Terjerat Kasus Narkoba, Basuki Terpaksa Nikah di Dalam Rutan

Nikah di dalam Rutan. Triawati
Basuki Abdullah (30), warga Sukoharjo dan Indah Febriyani (30), warga Pasar Kliwon terpaksa melaksanakan ijab qobul di dalam Rutan Klas IA Surakarta, Senin (3/12/2018). Foto:  Triawati

SOLO– Melaksanakan ijab qobul sesuai tradisi di rumah mempelai wanita atau di sebuah masjid yang dikehendaki menjadi impian setiap pasangan yang akan menikah. Namun rencana itu tinggal rencana bagi Basuki Abdullah (30), warga Sukoharjo. Pasalnya, Basuki terpaksa mengucapkan ijab qobul untuk wanita pujaannya di dalam Rutan (rumah tahanan).

Ya, Basuki yang seorang narapidana kasus narkoba menikahi pujaan hatinya, Indah Febriyani (30), warga Pasar Kliwon di Masjid An-Nur Rutan Klas IA Surakarta, Senin (3/12/2018). Kebahagiaan jelas terlihat di wajah kedua mempelai. Bahkan sebelum ijab qobul dimulaipun, suasana seperti biasa tanpa perbedaan bahwa acara tersebut digelar di dalam rutan.

Tepat pukul 09.00 WIB dan mengenakan busana pengantin serba putih, kedua mempelai menghadap penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pasar Kliwon, Muhammad Khaerudin. Tanpa membuang waktu, setelah menyelesaikan tahap pengecekan administrasi, kedua mempelai langsung memulai acara ijab qobul.

Baca Juga :  KEREN! Mahasiswa UNS Raih Juara 1 di Ajang IKAB National Scientific Writing and Youth Competition
Triawati

Sejenak, penghulu membacakan doa sebelum menuntun Basuki membacakan ijab qobul. Usai membacakan doa, Khaerudin pun menuntun mempelai laki-laki untuk mengucapkan ijab qabul. Ijab sempat diulangi karena terjadi kesalahan saat mengucapkan kata-katanya. Namun kemudian pengucapan ijab qabul yang kedua akhirnya berjalan lancar dan kedua mempelai dinyatakan sah sebagai suami istri.

Wajah bahagia jelas terpancar dari kedua mempelai. Namun kebahagiaan mereka harus tertunda saat Basuki harus kembali ke dalam selnya.

“Saya lega. Rencana nikah memang sudah sejak awal tahun lalu,” tutur Basuki.

Baca Juga :  Rawan Penyebaran dan Klaster Baru Covid-19, Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu Desak Pilkada Ditunda Setahun

Hal yang sama disampaikan oleh mempelai perempuan. Indah mengutarakan sudah sejak lama mengenal sosok Basuki.

“Kalau kenal sama mas basuki sudah lama sekali. Sejak kami berdua masih duduk di bangku SMP. Harapannya ke depan suami saya bisa memperbaiki kehidupannya dan tidak lagi tersangkut kasus narkoba. Sehingga kami bisa membangun mahligai rumah tangga dengan bahagia sampai tua kelak,” ujarnya.

Ketua Pengaman Rutan (KPR), Andi Rahmanto menuturkan pihak Rutan memang memfasilitasi setiap warga binaan yang ingin melangsungkan pernikahan.

“Ini juga bukan pertama kali dilaksanakan (Pernikahan di Rutan,Red). Basuki sendiri statusnya masih tahanan PN Sukoharjo dan proses persidangan masih berjalan,” tandasnya. Triawati PP