loading...
Loading...
Gropyokan tikus di Desa Karangwuni Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

SUKOHARJO-Memasuki musim tanam, petani di wilayah Kabupaten Sukoharjo masih dihantui serangan hama tikus. Pasalnya petani sering dibuat kewalahan memberantas hama yang menyebabkan hasil panen berkurang, bahkan terancam gagal panen itu.

Untuk mengantisipasi kejadian ini tersebut, petani menyatakan perang terhadap hama tikus. Mereka beramai-ramai memburu tikus dan membunuhnya atau dikenal dengan sebutab gropyokan tikus.

Baca Juga :  Mau Ronda Malam, Hal Berikut Ini yang Perlu Diwaspadai

Sebagaimana dilakukan Babinsa Koramil 11 Polokarto Sertu Riyanto yang melaksanakan gropyokan tikus bersama petani di Desa Karangwuni, Kecamatan Polokarto. Gropyokan tikus ini masih merupakan cara efektif untuk memberantas tikus.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra AP melalui Danramil 11 Polokarto didampingi Babinsa, Kamis (11/1/2019) menjelaskan, kegiatan juga dihadiri Kades Karangwuni Hartono beserta perangkat desa, dan Suparno Ketua Poktan Karya Tani Desa Karangwuni.

Baca Juga :  Kecam Aksi Bom Bunuh Diri Kartasura, Ustadz Wasito Sebut Pelaku Tak Paham Dalil dan Bertentangan Dengan Ajaran Islam

“Gropyokan dilakukan dengan memburu tikus, termasuk yang bersembunyi di dalam lubang. Harus dilakukan secara bersamaan agar tikus tidak sempat berpindah tempat ke lokasi lain,” jelas dia.

Puluhan tikus berhasil dibasmi dalam gropyokan itu. Rencananya kegiatan serupa bakal dilakukan lagi hingga tak ada lagi tikus pengganggu di sawah. Aris Arianto

Baca Juga :  Patroli Gabungan TNI Polri Sasar Bundaran Tanjung Anom dan Kawasan Solobaru
Loading...