JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Hattrick, Wonogiri Raih Adipura 3 Kali Berturut-turut. Akhirnya Pemkab Beri Apresiasi Kepada Tenaga Kebersihan

Syukuran penganugerahan penghargaan Adipura di TPA Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (23/1/2019).
Syukuran penganugerahan penghargaan Adipura di TPA Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (23/1/2019).

WONOGIRI-Prestasi membanggakan ditorehkan Pemkab Wonogiri. Pada 2018, ternyata berhasil mendapatkan penghargaan Adipura.

Hebatnya lagi, bukan kali pertama ini Pemkab Wonogiri meraihnya. Sudah terhitung tiga kali berturut-turut penghargaan Adipura Kategori Kota Kecil mampu digenggam dan dipertahankan.

Fakta tersebut terungkap saat digelar syukuran penganugerahan penghargaan Adipura dan sarasehan bersama penanggungjawab titik pantau Adipura, pegawai Dinas Lingkungan Hidup, dan warga sekitar di TPA Ngadirojo, Rabu (23/1/2019).

“Sangat luar biasa. Luar biasa karena bisa meraihnya (penghargaan Adipura), dan luar biasa karena ternyata kita bisa mempertahankannya,” ungkap Bupati Joko Sutopo.

Baca Juga :  Sah Lur, Harjo Nomor Urut 1 Josss Nomor Urut 2, Siap Bersaing Memperebutkan Kursi Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri dalam Pilkada Wonogiri 2020

Raihan penghargaan itu, menurut Bupati, tak lepas dari peran serta sejumlah pihak. Secara khusus dia bahkan memberikan apresiasi terhadap anggota pasukan kuning alias tenaga kebersihan yang menjadi ujung tombak tercapainya lingkungan bersih dan sehat di Wonogiri.

“Setiap pagi sebelum jam kerja, saya nggowes (bersepeda) selalu berpapasan dengan anggota pasukan kuning. Sungguh dedikasi yang patut diapresiasi,” jelas dia.

Sebagai wujud apresiasi itu, Bupati mengisyaratkan tidak akan melakukan efisiensi kuantitatif para tenaga kebersihan, khususnya yang berstatus tenaga kontrak. Mereka, sebut dia, sudah bekerja sedemikian profesional.

Baca Juga :  Permasalahan Kata Nyawiji di Tagline Josss dan Harjo, Begini Komentar Kedua Paslon

“Kami memang akan melakukan efisiensi tenaga kontrak di Pemkab Wonogiri. Tapi jangan khawatir, (tenaga kebersihan) sudah bekerja profesional, bahkan saat yang lain belum bekerja atau masih tidur. Efisiensi hanya untuk yang tidak profesional,” beber dia disambut applaus para tenaga kebersihan.

Selain itu, para tenaga kontrak kebersihan yang belum terkaver program BPJS, secara bertahap, sebut dia, bakal diikutsertakan. Iuran ditanggung pemerintah melalui jalur penerima bantuan iuran (PBI). Aris Arianto