JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ingat. Saat Ada Warga Meninggal Segera Saja Lapor PPS. Ini Tujuannya

Monitoring DPTHP II oleh Komisioner KPU Kabupaten Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Monitoring DPTHP II oleh Komisioner KPU Kabupaten Wonogiri.

WONOGIRI-Warga Wonogiri diminta aktif memberitahukan perkembangan kependudukan di wilayahnya. Misalnya saat ada warga lain yang meninggal.

Hal tersebut bertujuan mengetahui data riil jumlah penduduk Wonogiri. Kaitannya dengan Pemilu 2019 adalah mengetahui update data pemilih.

“Kalau ada warga yang meninggal dunia, atau pindah domisili kami mohon secepatnya melapor ke PPS (Panitia Pemungutan Sementara) di lingkungan masing-masing,” jelas Komisioner KPU Kabupaten Wonogiri, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Wahyu Nurjanah, Kamis (10/1/2019).

Baca Juga :  Patut Ditiru, Guru SDN 3 Sukoharjo Kecamatan Tirtomoyo Wonogiri Tanam Ratusan Bibit Sayur dan Buah. Bisa Jadi Bahan Pembelajaran Siswa Ini

Menurut dia, ketika ada warga meninggal dan segera diketahui oleh KPU, pihaknya bisa secepatnya melakukan perbaikan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) II.

“Ini untuk bahan penyempurnaan DPTHP-II. Jadi saat terjadi pemilih TMS (Tidak Memenuhi Syarat) karena pindah domisili atau meninggal dunia masyarakat bisa langsung melaporkan ke PPS Desa/Kelurahan setempat untuk direkap datanya oleh PPS dan dilaporkan ke KPU melalui PPK,’’ sebut dia.

Baca Juga :  Forum Umat Islam (FUI) Wonogiri Kirim Pernyataan Sikap ke Pimpinan DPR RI, Ternyata Ini Isinya

Untuk memperlancar hal itu, komisioner KPU, terang dia, melakukan monitoring untuk memastikan penyempurnaan DPTHP-II sudah ditempel. Supaya masyarakat bisa mengetahuinya. Aris Arianto