loading...
Loading...
Foto katalog tiang listrik yang dilansir pihak Telkom Solo. Foto/Istimewa

SOLO- Kasus tewasnya Tri Joko Wibowo (28) asal Lemahbang, RT 1 Karangasem, Gunungkidul, Jogja saat memasang ornamen di tiang listrik di Cantel Wetan, Sragen Sabtu (26/1/2019) membuat pihak Telkom Solo angkat bicara. Manajer General Support (GS) Telkom Solo, Teguh Martono Haryadi memastikan korban ternyata bukan petugas dari Telkom.

“Kami pastikan korban adalah petugas provider lain. Bukan dari Telkom,” paparnya kepada Joglosemarnews.com, Senin (28/1/2019).

Teguh mengungkapkan petugas Telkom yang diterjunkan ke lapangan, selalu dibekali dengan seragam merah putih berlogo Indihome. Sehingga pihaknya memastikan jika pria malang yang tewas setelah kesetrum dan jatuh dari tiang listrik setinggi 8 meter itu, bukanlah bagian dari kru Telkom.

Baca Juga :  Grup Patah Tulang Indonesia, Saling Dukung Hadapi Komplikasi Patah Tulang

Pun dengan tiang listrik dan kabel milik Telkom punya ciri khas warna merah putih. Sedangkan tiang dan kabel di Cantel Wetan lokasi kejadian itu, tak berwarna merah putih. Ia juga memastikan tiang dan kabel tiap provider berbeda-beda.

Pernyataan Teguh itu untuk mengklarifikasi statemen dari sejumlah petugas PLN yang ditemui di lokasi kejadian. Kepada wartawan, sejumlah petugas PLN yang hendak membenahi listrik yang padam di lokasi kejadian, menyebut jika korban adalah petugas Telkom yang sedang memasang ornamen di tiang listrik.

Teguh juga menyampaikan jika kabel yang dipasang oleh Telkom berbeda dengan kabel yang dipasang oleh korban.

Baca Juga :  Sejarah, Untuk Kelima Kalinya Rudy Jadi Ketua DPC PDIP Solo

Seperti diberitakan, Tri Joko ditemukan meregang nyawa setelah kesetrum dan jatuh dari tiang listrik di Cantel Wetan, Sragen, Sabtu (26/1/2019). Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian menyebut Tri sempat diketahui memanjat tiang listrik dan kemudian memasang perangkat di atas tiang.

Namun selang beberapa detik ketika dia sampai di atas, mendadak terdengar suara ledakan. Sejurus kemudian, Tri terjatuh dan tewas dengan luka kepala belakang bocor.

Setyo Prayitno (40), pemilik kios beras di Cantel Wetan RT 2/11, yang tepat berada di bawah tiang listrik lokasi mengaku melihat dengan jelas bagaimana kejadian tragis itu di depan matanya.

Baca Juga :  Mafia Narkoba asal Jakarta Digerebek di Gang Kelinci Serengan Solo. Saat Diamankan Saat Hendak Ambil Paketan Sabu 

Kepada Joglosemar, ia menuturkan kejadian berlangsung cepat. Saat itu, ia kebetulan tengah menjaga kios di bagian depan dan hanya berjarak 5 meter dari tiang listrik setinggi 8 meter yang ada di halaman kiosnya.

“Setelah itu nggak lama kemudian dengar ada suara meledak dari atas. Tahu-tahu ada orang yang jatuh itu,” papar Setyo.

Kapolsek Sragen Kota, Iptu Mashadi membenarkan korban meninggal di lokasi kejadian. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Sragen sebelum dijemput oleh pihak keluarga. Tim JSNews

Iklan
Loading...