JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kisah Soleh si Bayi Mahal. Habiskan Biaya 100 Juta Lahir Hanya Seberat 750 Gram, Namun Ditelantarkan Ibunya

Soleh, bayi yang ditelantarkan ibunya ketika hendak diboyong neneknya menuju Purworejo dari RSUD SMS Wonogiri.
Soleh, bayi yang ditelantarkan ibunya ketika hendak diboyong neneknya menuju Purworejo dari RSUD SMS Wonogiri.

WONOGIRI-Bayi laki-laki lucu itu diberi nama Soleh. Nama tersebut merupakan pemberian pihak RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso (RSUD SMS) Wonogiri, bukan dari orangtuanya.

Kendati baru berusia sekitar 113 hari, sudah banyak kisah yang harus dialami Soleh. Mulai dari lahir hanya dengan berat 750 gram, hingga harus ditinggalkan ibunya. Hingga kini ibu kandungnya tersebut belum diketahui keberadaannya.

Direktur RSUD SMS Wonogiri, Setyorini didampingi Kabid Pelayanan Medis dokter Gatot, Senin (28/1/2019) mengungkapkan, orangtua Soleh berinisial Ny. JM, mengaku warga Wonosari Ngombol, Purworejo, Jateng.

Soleh datang ke RSUD pada 6 Oktober 2018. Kondisinya disebut BBLASR (berat badan lahir amat sangat rendah). Berat badannya hanya 750 gram. Selain itu mengalami aspeksi berat yakni tidak segera menangis. Soleh selanjutnya dirawat di bangsal Asoka dengan terapi NICU PICU oleh dokter spesialis.

Baca Juga :  Rapid Test Wartawan Wonogiri, Dari Belasan Jurnalis yang Ikut Tak Ada Satupun yang Reaktif, Tes Selanjutnya Giliran Tenaga Medis Lagi

“Bayi masuk pukul 04.15 WIB, sebelumnya lahir di Rumah Bersalin Nur Anisa Pokoh Wonoboyo Wonogiri, pukul 02. 45 WIB. Datang diantar petugas rumah bersalin dan seorang warga Wonogiri yang mengaku sebagai yang bertanggungjawab terhadap bayi,” kata dia.

Awalnya, bayi Soleh dirawat dengan biaya Jampersal. Namun ternyata memerlukan perawatan ekstra dan tidak bisa dikaver Jampersal. Akhirnya warga Wonogiri tersebut mengembalikan tanggungjawab kepada orang tuanya.

“Tapi orangtuanya sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya. Nomor telepon tidak bisa dihubungi,” jelas dia.

Setelah dirawat intensif, Soleh berangsur normal. Bahkan berat badannya kini mencapai 2,6 kilogram dan boleh dibawa pulang.

Baca Juga :  Kisah Inspiratif Pelda Widodo Babinsa di Tirtomoyo Wonogiri yang Sukses Berbisnis Bebek Petelur, Jadi Bekal Masuki Masa Pensiun, 2 Anaknya Ikuti Jejak Jadi Anggota TNI

Namun karena tidak ada keluarga yang dapat dihubungi maupun yang bersedia bertanggungjawab, RSUD menyerahkan kepada Dinas Sosial Wonogiri untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Disinggung soal biaya, dia menyebutkan kisaran Rp 100 juta lebih.

“Biaya perawatan ditanggung oleh dana non BPJS non Jamkesda Pemkab Wonogiri pada RSUD SMS Wonogiri dengan kriteria anak terlantar, melalui rekomendasi Dinsos Wonogiri,” beber dia.

Sementara Kepala Dinsos Wonogiri Suwartono melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Noer Nugrohowati mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dinsos Purworejo. Akhirnya Dinsos Purworejo berhasil menemukan nenek dari Soleh. Mereka kemudian menjemput Soleh di RSUD SMS Wonogiri.

Menurut keterangan pihak keluarga, JM tidak diketahui keberadaannya hingga saat ini. JM diketahui belum bersuami. Aris Arianto