loading...
Loading...
pexels

JOGLOSEMARNEWS – Mi instan memang memiliki banyak penggemar fanatik di Indonesia. Bagaimana tidak, rasanya enak, masaknya gampang dan harganya bisa dibilang murah.

Sebagian masyarakat beranggapan makan mi instan dicampur nasi membahayakan kesehatan. Namun, tetap saja banyak yang melakukan itu meski telah mengetahui risikonya.

Baca Juga :  Ini Tips Cara Mengenali Obat Kedaluwarsa Pada Kemasan Serbuk dan Cairan dari BPOM

Lantas, apakah makan mi instan dicampur nasi diperbolehkan? Ternyata ahli gizi Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Eko Dwi Martini, menjelaskan makan mi instan dicampur nasi itu boleh.

Namun demikian, Eko menyatakan, karena keduanya karbohidrat, makan mi instan dicampur nasi itu tidak boleh melebihi takaran karbohidrat yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga :  Ini Bahaya Obat Kadaluwarsa Bagi Pasien

“Karbohidrat bertemu karbohidrat boleh. Selama tidak belebihi takaran,” tutur Eko Dwi Martini, Rabu (9/1/2019).

“Misalnya makan mi goreng instan satu bungkus. Lalu ditambah nasi sepuluh sendok. Jika ditotal berarti setara 30 sendok nasi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ini Tips Melihat Obat yang Sudah Kadaluwarsa

Padahal misalnya, tutur Eko Dwi Martini, kebutuhannya hanya 15 sendok.

“Berarti kan kelebihan,” jelasnya.

“Bukan dilarang. Tapi sebaiknya dihindari. Yang seimbang adalah 60-70 persen dari total kalori adalah karbohidrat. Protein 12-15 persen. Lemak 20-30 persen,” ungkap Eko Dwi Martini.

www.tribunnews.com

Iklan
Loading...