JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Perjalanan Umroh Perdana Garuda Terkendala Rekam Biometrik

Triawati
Ilustrasi . Triawati

SOLO– Garuda Indonesia terpaksa menunda penerbangan perdana jamaah umroh tahun 2019 yang seharusnya berangkat Rabu (9/1/2019) melalui.penerbangan ke Madinah. Penundaan dilakukan sekitar satu pekan karena banyaknya biro umroh yang menjadwalkan ulang penerbangan para calon jamaahnya.

General Manager Garuda Indonesia Solo, Hendrawan menyampaikan, kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya load factor penerbangan ke Madinah.

“Hanya sekitar 150 penumpang yang jadi berangkat, sebab beberapa biro menjadwal ulang penerbangannya karena para jamaah belum sempat rekam biometrik. Namun kami tetap memberangkatkan 150 jamaah itu tapi lewat Jakarta,” urainya.

Sementara itu, Direktur Biro Haji dan Umrah “Hajar Aswad” Retno Anugerah Andriyani mengatakan, pemberlakuan rekam biometrik sebagai syarat penerbitan visa haji dan umrah cukup memberatkan. Terutama bagi jamaah umrah yang akan berangkat melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo. Sebab, di Kota Bengawan tidak ada tempat untuk rekam biometrik meski bandara di Solo sebagai embarkasi tempat pemberangkatan haji.

Baca Juga :  Gibran Kampanye Online dengan Virtual Box Campaign, Warga Antusias Keluarkan Uneg-uneg, Apa Saja?

“Dengan alasan keterbatasan alat dan personil, kantor VFS Tasheel yang melayani rekam biometrik hanya ada satu di Jawa Tengah yakni di Semarang. Dengan tempat perekaman yang cukup jauh dari tempat pemberangkatan, tentu saja akan menguras tenaga dan biaya, selain harus antri lama. Saya sepakat dengan teman-teman asosiasi di Jakarta sana yang meminta pemerintah Arab Saudi untuk meninjau ulang atau bahkan membatalkan pemberlakukan rekam biometrik,” paparnya.

Baca Juga :  Gibran Gunakan Kotak Kampanye Virtual, Bajo Kukuh Door To Door

Hal senada diuraikan Ketua Persatuan Pengusaha Travel Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Her Suprabu. Menurutnya, pemberlakuan rekam biometrik sejak 17 Desember 2018 silam telah memperpanjang rantai birokrasi pengurusan visa bagi jamaah yang akan berangkat umrah.

“Karena antrian rekam biometrik cukup lama akibatnya banyak jamaah yang tertunda keberangkatannya untuk umroh. Dan hal itu berdampak pada banyaknya biro haji dan umroh di Solo yang terpaksa menjadwal ulang atau menunda pemberangkatan umrah karena jamaahnya belum bisa melakukan rekam biometrik,” tukasnya. Triawati PP