JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Presiden Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Perongrong KPU

Ilustrasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian untuk menindak tegas pihak-pihak yang berupaya melemahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kalau ada orang-orang, pihak-pihak yang ingin melemahkan, mendelegitimasi itu saya sudah sampaikan ke Kapolri supaya ditindak tegas,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Jokowi menjelaskan, KPU merupakan penyelenggara pemilihan umum (Pemilu), baik pemilihan kepala daerah, pemilihan presiden, serta pemilihan legislatif.

Baca Juga :  Tolak RUU Cipta Kerja, Buruh Sepakat Gelar Sejumlah Aksi, Mulai dari Unjuk Rasa Setiap Hari hingga Mogok Nasional Tiga Hari

Sehingga, Jokowi meminta semua pihak mendukung kerja-kerja KPU.

“Aparat tidak boleh membiarkan kegiatan kegiatan yang ingin melemahkan, mendeligitimasi KPU,” imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko menyatakan ada upaya sistemik memobilisasi masyarakat untuk memunculkan ketidakpercayaan pada pemerintah maupun penyelenggara pemilihan umum (Pemilu), dalam hal ini KPU.

Moeldoko mengaku mencium gelagat tersebut dari jauh-jauh hari sebelum munculnya kabar bohong mengenai tujuh kontainer berisi surat yang sudah tercoblos untuk calon pasangan nomor urut 01.

Baca Juga :  SMKN 2 Ponorogo Jatim Gandeng Kampus Dosen Jualan Jogja Bekali Siswa Dengan Pelatihan Digital Marketing

Sementara itu, Polri telah menetapkan empat tersangka pembuat hoaks adanya tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 yang sudah tercoblos pasangan nomor 01.

Kini penyidik masih terus melakukan pengembangan di kasus tersebut.

www.tribunnews.com