JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Puluhan Korban Keracunan Massal di Hajatan Colomadu Dirawat di 3 Rumah Sakit Ini! 

Salah satu pasien keracunan massal di Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar saat menjalani perawatan Minggu (13/1/2019) petang. Foto/Wardoyo
Salah satu pasien keracunan massal di Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar saat menjalani perawatan Minggu (13/1/2019) petang. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Puluhan warga Dusun Klegen RT 2 RW 8, Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan makanan di lokasi hajatan, Minggu (13/1/2019).

Hingga petang tadi, mereka masih dirawat di tiga rumah sakit di wilayah Solo dan sekitar Colomadu.

Puluhan warga itu mendadak mengeluhkan mual dan muntah, beberapa saat setelah pulang menghadiri hajatan mantu salah satu warga desa setempat Minggu (13/1/2019) siang.

Pantauan di lapangan, ada 28 korban yang masih dirawat di tiga lokasi rumah sakit. Yaitu di RS UNS Pabelan, Klinik Saras Gajahan dan RS AURI Bolon, Colomadu.

Baca Juga :  Kasus Kematian Pasien Rizky Adi Nugroho Saat Diopname di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Keluarga Tuntut Ada Mediasi Ulang. DKK Klaim Penangan Rumah Sakit Sudah Prosedural

Diduga, para korban keracunan dari makanan olaahhan sendiri yang disajikan dalam acara hajatan tersebut. Beruntung insiden keracunan itu tak sampai merenggut korban jiwa.

Kepala Puskesmas Colomadu I, drg Mardikaningtyas Kusumaningsih mengatakan, laporan awal ada 26 warga yang diduga keracunan. Namun menjelang petang, ada tambahan 2 orang.

Camat Colomadu Yopi Eko Jatiwibowo, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, sementara ini korban yang ketahuan baru dari warga sekitar lokasi yang berdekatan dengan empunya hajat.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Bawa Berkah Bagi Lulusan Stikes 17 Karanganyar, Banyak yang Diterima Kerja di Rumah Sakit

“Untuk tamu-tamu dari jauh belum diketahui,” katanya.

Bersamaan dengan insiden itu, petugas Puskesmas Colomadu langsung meluncur ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan. Tim sempat mengambil sampel dan meminta keterangan dari warga maupun saksi.

Diduga, para korban keracunan dari makanan olaahhan sendiri yang disajikan dalam acara hajatan mantu siang tadi. Wardoyo