loading...
Petugas SAR menerjunkan Jet Ski untuk melakukan pencarian kepada satu korban tenggelam di pantai Parangtritis, Senin (7/1/2019). tribunjogja/Ahmad Syarifudin

BANTUL – Pencarian di hari ke-2 terhadap Rahmat Tri Prasetyo (18) dari karangtaruna Desa Munggur, Mojogedang, Karanganyar yang merupakan korban tenggelam karena terseret ombat pantai Parangtritis belum membuahkan hasil.

Hingga Senin (7/1/2018) petang sekitar pukul 18.40 WIB Satlinmas SAR Parangtritis bersama segenap unsur relawan SAR gabungan belum berhasil menemukan korban.

“Pencarian korban tenggelam di pantai Parangtritis sampai saat ini masih nihil,” terang Komandan SAR Kabupaten Bantul, Arif Nugraha, Senin (7/1/2018) petang.

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil Jazz Ringsek Gasak Pohon di Popongan Karanganyar. Dikemudikan Pelajar SMP, 2 Temannya Jadi Korban 

Pencarian hari kedua ini, tim SAR telah menerjunkan Jet Ski dan melakukan upaya penyisiran memakai kendaraan dan jalan kaki ke arah barat dan timur pada sekitar lokasi tempat kejadian.

“(Penyisiran) masih di barat dan timur TKP. Kira-kira radius 3 kilometer,” jelasnya.

Arif mengungkapkan, upaya pencarian hari ini terkendala oleh gelombang tinggi sehingga perahu jukung belum bisa diturunkan. Adapun saat ini, upaya pencarian sementara dihentikan karena istirahat.

Baca Juga :  Awal Pemerintahan Yuli-Rober, Kabupaten Karanganyar Gagal Raih Piala Adipura di 2019. Berikut Daftar Lengkap 146 Peraih Adipura 2019 

“Nanti malam kita lanjutkan lagi,” ujar dia.

Diketahui sebelumnya, empat wisatawan yang merupakan karangtaruna dari Desa Munggur, Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah tenggelam terseret arus ombak pantai Parangtritis pada Minggu, (6/1/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

Tiga korban atas nama Malik Sadikin Nugroho (26), Saryono (20), Bambang Irawan (18) berhasil diselamatkan. Namun nahas, satu korban atas nama Rahmat Tri Prasetyo (18) tenggelam tertelan ombak dan sampai saat ini masih hilang.

Baca Juga :  Keracunan Massal di Hajatan, Puluhan Warga Colomadu Karanganyar Dilarikan ke Rumah Sakit. Mendadak Mual dan Muntah-muntah 

www.tribunnews.com


Loading...