loading...
Loading...

SOLO– Untuk menggerakkan siswa dan guru dalam kepedulian terhadap lingkungan, SD Kristen Widya Wacana Jamsaren menggelar Ekspo Karya Siswa dan Pembukaan Bank Sampah Tiki Tuku (tiga kilo satu buku), Sabtu (26/1/2019).

Guru sekolah setempat, Diyas Sawitri,S.Pd mengatakan, selain untuk membuka kesadaran siswa terhadap lingkungan, gelaran tersebut sekaligus sebagai penyadaran akan literasi di civitas sekolah.

Baca Juga :  Mahasiswa Unisri Gelar Sekolah Gencar Karakter

“Konsepnya adalah, setiap hari Jumat siswa dan guru mengumpulkan tiga kilogram sampah yang akan ditukar dengan satu buku cerita,” ujarnya.

Jika lebih dari tiga kilogram, jelas Dyas, bukunya juga akan semakin tebal dan harganya kian mahal. Tetapi, jika sampah yang dikumpulkan kurang dari tiga kilogram, akan dicatat dulu oleh Laskar Adiwiyata di buku tabungan sampah.

Baca Juga :  Inovasi E- Money SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Jadi Daya Pikat Studi Banding Forum Kepala Sekolah Bekasi

“Ada juga beberapa barang bekas yang dimanfaatkan sendiri untuk hasta karya anak. Beberapanya di antarnaya dipamerkan lewat expo karya siswa,” ujarnya.

Tujuan dan harapan dari bank sampah tersebut, jelas Dyas, adalah untuk menggalakkan kegiatan literasi, gemar akan membaca dan juga memotivasi anak agar lebih peduli pada sampah dan lingkungan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi, Guru SDIT Nur Hidayah Dilatih Flipbook sebagai Bahan Ajar

Diyas menambahkan, sampah yang ditukar adalah sampah non organik, seperti botol plastik dan kaca, kaleng biskuit, koran dan buku atau kertas bekas.

“Sampah-sampah itu nantinya akan ditukar dengan buku ensiklopedi, cerita dan dongeng anak, kamus, buku pepak bahasa Jawa, RPUL dan lainnya,” ujar Dyas lebih lanjut. A Setiawan

Iklan
Loading...