JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Soal Dugaan Bagito Dana Desa, Bupati Karanganyar Janji Akan Tindaklanjuti! 

Ilustrasi Dana Desa
Ilustrasi Dana Desa

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar, Juliyatmono memahami dilematika tim pendamping desa perihal adanya sejumlah oknum Kades yang menerapkan dana desa dengan bagi roto menjelang Pilkades.

Namun ia menegaskan Pemkab tak punya kewenangan mengaturnya karena itu sudah menjadi otoritas pemerintah desa. Menurutnya, persoalan pembagian dana desa juga rawan memicu konflik jika menyinggung kades.

Baca Juga :  Pemilik Kucing di Colomadu Yang Ditembak Mati Tetangganya, Resmi Lapor Polisi. Anisa Didampingi 5 Lawyer Solo

“Pendamping desa enggak memiliki power. Makanya, laporkan semua ke saya temuan-temuan itu. Akan saya tindaklanjuti,” kata bupati saat menerima audiensi tim pendamping desa Senin (28/1/2019).

Sementara itu Kepala Dispermasdes Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat membantah perencanaan Dana Desa asal-asalan. Ia juga menampik kades mencampuradukkannya kepentingan politis.

“Penggunaan Dana Desa itu maksimal 70 persen di infrastruktur dan 30 persen pemberdayaan masyarakat. Kades biasanya memeratakan dulu anggaran ke semua dusun. Baru kemudian ditambah ke dusun skala prioritas pembangunan,” katanya.

Baca Juga :  Tak Main-Main, Polres Karanganyar Sikat 110 Motor Pakai Knalpot Brong Nan Meresahkan. Awas, Kapolres Sebut 16 Motor Mencurigakan dan Diduga Terkait Kejahatan!

Pada tahun ini, Dana Desa disalurkan Rp 160 miliar. Jumlah ini lebih tinggi dibanding tahun lalu Rp 138,8 miliar. Wardoyo