JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tahun Pemilu, Presiden Minta Para Menteri Jaga Stabilitas

stabilitas pangan, beras
ilustrasi/tempo.co
stabilitas pangan, beras
ilustrasi/tempo.co

JAKARTA –  Memasuki tahun Pemilu, Presiden Joko Widodo berpesan kepada para menterinya untuk menjaga stabilitas dengan baik. Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka sidang kabinet paripurna pertama tahun ini di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1/2019).

“Karena kita memasuki tahun Pemilu, maka stabilitas keamanan, ketertiban harus terus dijaga dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Presiden mengatakan, penyelenggaran pemilihan kepala daerah serentak pada 2018 sukses karena berlangsung dengan aman dan damai meski digelar di 171 daerah. Berkaca dari pengalaman itu, Jokowi meyakini pemilihan presiden dan legislatif yang berlangsung serentak tahun ini juga sukses.

Baca Juga :  Diduga Gali Lubang dari Kamar, Napi Berhasil Kabur dari Lapas Tangerang

“Dengan pengalaman panjang dalam berdemokrasi, insya Allah pemilu legislatif, pemilu presiden secara serentak di 2019 akan berlangsung dengan aman, damai, dan demokratis,” ujarnya.

Dalam sidang kabinet paripurna itu, Jokowi juga mengatakan pemerintah fokus menyiapkan sumber daya manusia pada 2019. Jokowi berencana memperkuat SDM secara besar-besaran dengan mengadakan training, mengangkat vocational school dan vocational training.

Baca Juga :  JK Minta Pilkada 2020 Ditunda Sampai Vaksin Covid-19 Ditemukan

Sebelumnya, Jokowi menuturkan bahwa peningkatan kualitas SDM dilakukan melalui bantuan dana tunai dalam program keluarga harapan. Jokowi menyebutkan pemberian bantuan dana tunai PHK itu merupakan wujud dari sebuah keberpihakan negara kepada rakyatnya.

Jokowi berharap dana PKH itu dapat mempercepat pemberantasan kemiskinan. Pada 2019, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 34 triliun untuk bantuan ini atau meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan 2018 sebesar Rp 18 triliun untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

www.tempo.co