JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tolak Tudingan Ogah Temui Warga, Bupati Sragen Siap Audiensi Dengan Komppas Pada 9 Januari 2019. Tapi Ini Syaratnya.. 

Warga Sragen saat menggelar aksi demo damai mengecam kriminalisasi Agus Fatchur Rahman dalam kasus Kasda, Rabu (2/1/2019). Foto/Wardoyo
Warga Sragen saat menggelar aksi demo damai mengecam kriminalisasi Agus Fatchur Rahman dalam kasus Kasda, Rabu (2/1/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati membantah dianggap menghindar atau menolak menemui ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Peduli dan Pemerhati Sragen (Komppas) dalam aksi demo keprihatinan di depan Pemkab Sragen, Rabu (2/1/2019).

Melalui pers release yang disampaikan Sekda Tatag Prabawanto, Bupati Yuni meluruskan praduga massa terkait anggapan dari Komppas bahwa bupati tak mau menerima warga yang ingin beraudiensi dengan bupati.

Baca Juga :  Gawat, Satu PNS di Pemda Sragen Positif Terpapar Covid-19, Berasal dari Karangmalang, Tertular dari Tetangganya!

“Terkait adanya anggapan bupati tidak mau menerima mereka, bahwa sesungguhnya bupati belum bisa menerima permintaan mereka karena ada kegiatan rutin yg tidak bisa ditinggalkan,” papar Sekda melalui rilis yang disampaikan ke wartawan, Rabu (2/1/2019).

Menurut Sekda, bupati secara terbuka siap menerima dan beraudiensi dengan mereka. Audiensi dijanjikan pada Rabu, tanggal 9 Januari 2019 pukul 11.00 WIB.

Baca Juga :  Makin Naik, Berikut Daftar 10 Warga Sragen Positif Covid-19 Hari Ini. Ada Pasutri Tertular dari Boyolali, 3 Bocah Asal Plupuh dan Nakes asal Sidoharjo

Namun, bupati mensyaratkan siap menerima audiensi dengan perwakilan 10 orang dan tidak perlu dengan pengerahan massa. Dia juga siap untuk menjelaskan sepenuhnya.

“Sehubungan dengan ini, diminta kepada perwakilan Komppas kesediannya untuk hadir pada hari tersebut dan diterima dengan senang hati,” tandasnya. Wardoyo