JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

70 Jiwa Masih Mengungsi. Ini Update Tanda-tanah Tanah Longsor Dusun Joho Gedawung Kismantoro

Warga Dusun Joho Desa Gedawung, Kismantoro di pengungsian.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Warga Dusun Joho Desa Gedawung, Kismantoro di pengungsian.

WONOGIRI,JOGLOSEMARNEWS.COM -Puluhan jiwa warga Dusun Joho Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri, hingga kini masih bertahan di pengungsian.

Hal ini dilakukan lantaran tanda-tanda longsor di daerah tersebut kian kentara. Pergerakan tanah tercatat terus meningkat.

“Keberadaan warga yang terdampak maupun terancam telah dilakukan evakuasi ke tempat posko pengungsian yang telah disediakan. Yakni 2 unit bangunan rumah warga dan tenda BNPB,” terang Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga :  Duh, 40 Persen Daerah Irigasi di Wonogiri Dalam Kondisi Rusak, Anggaran Pemeliharaan Minim

Hasil pendataan di posko tempat pengungsian, jumlah KK ada 23, dengan jumlah jiwa 70 orang. Di tempat pengungsian telah didirikan dapur umum dan dukungan logistik.

“Mengingat kondisi di wilayah masih terjadi hujan warga tetap diperintahkan untuk mengungsi dan lokasi potensi rawan untuk tidak digunakan beraktifitas,” tegas dia.

Dia menerangkan, pergerakan tanah sejak 21 Pebruari 2019 hingga sekarang masih terjadi peningkatan.
Hasil pengecekan terakhir, peningkatan pergerakan tanah berdasarkan angka pada EWS telah mencapai 24 sentimeter dari awal pergerakan tanah sebesar 21 sentimeter.

Baca Juga :  1 Tewas Kecelakaan di Kalikatir Nambangan Selogiri Wonogiri, Toyota Kijang Super Tabrakan Dengan Honda Beat

Di lokasi dekat peralatan EWS yang terpasang penurunan tanah telah mencapai lebih dari 2 meter. Sebelumnya beberapa bagian terjadi penurunan tanah bervariasi antara 20 – 50 sentimeter. Aris Arianto