JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Banyak Warga Bakal Kehilangan Hak Pilih, Pemkab Karanganyar Minta Maaf 

Ilustrasi Pilkades
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi Pilkades

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkab Karanganyar meminta maaf terkait banyaknya warga yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkades. Mereka yang tak terdaftar berakibat tidak dapat menggunakan hak suaranya.

Kabag Pemerintahan Desa dan Kelurahan Setda Karanganyar, Timotius Suryadi menjelaskan, berdasarkan perda No 19  tahun 2015 tentang Pilkades disebutkan, meskipun memiliki kartu tanda penduduk (KTP) namun  jika tidak masuk dalam DPT, maka tidak dapat menggunakan pilihnya dalam pilkades ini.

Baca Juga :  Kisah Korban Selamat dari Longsor Kemuning Ngargoyoso Karena Tertolong Angkong. Seolah Ada Firasat, Triyanto Mendadak Pilih Pegang Angkong, Beberapa Detik Kemudian Tebing Langsung Ambleg

“ Kami mohon maaf jika masih ada warga yang tidak masuk dalam DPT meskipun telah memiliki KTP setempat,” paparnya kepada wartawan Senin (18/2/2019).

Ia hanya berharap agar ke depan, hal ini tidak perlu terjadi lagi. Ia juga mengakui sejumlah permasalahan muncul selama tahapan pilkades. Tetapi, menurutnya panitia desa maupun kabupaten sudah mengatasi setiap persoalan secara spesifik.

Baca Juga :  Kwarcab Karanganyar Sukses Luncurkan Duta Pramuka Melalui Seleksi Ketat Via Daring

“Semua mengacu ketentuan. Pemkab sudah punya solusi. Ada treatment, masing-masing wilayah memiliki kebutuhan berbeda. Kami kembalikan ke rel, sesuai prosedur. Pemerintah mengambil langkah strategis,” ungkap dia saat ditemui wartawan pada kesempatan berbeda. Wardoyo