JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Beberapa Boks Surat Suara di Karanganyar Ditemukan Sudah Rusak, KPU Karanganyar Bakal Lapor KPU RI 

Petugas saat menurunkan boks berisi surat suara Pemilu di KPU Karanganyar, Selasa (12/2/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Petugas saat menurunkan boks berisi surat suara Pemilu di KPU Karanganyar, Selasa (12/2/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Ratusan ribu lembar surat suara untuk pemilihan presiden (pilpres), tiba di gudang peyimpanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Selasa (12/02/2019), sekitar pukul 13.30 WIB. Sayangnya, ada beberapa boks surat suara yang ditemukan dalam kondisi rusak.

Pengiriman surat suara ini, mendapat pengawalan ketat aparat Kepolisian Karanganyar.

Sebelum mengirim surat suara ke Karanganyar, terlebih dahulu mengirimkan surat suara ke KPU Salatiga. Ketua KPU Karanganyar, Devid Wahyuningtyas mengatakan, total jumlah surat suara yang diterima sebanyak 702.928 lembar.

Baca Juga :  Update Kasus Covid-19 Karanganyar Tambah 2 Positif, Satu Suspek Kembali Meninggal. Total 176 Positif, 139 Sembuh, 43 Meninggal Dunia

Jumlah tersebut, menurut Devid, berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) Karanganyar sebanyak 695.027,  ditambah surat suara cadangan sebanyak 2%  serta tambahan 1000 lembar jika dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).Surat suara tersebut, lanjut Devid, dikemas ke dalam 355 boks, dan masing-masing boks berisi 2000 lembar surat suara

“ Kami baru menerima pengiriman surat suara untuk pilpres. Segera kota lakukan penyortiran dan pelipatan  terhadap seluruh surat suara ini,” kata Devid, Selasa (12/02/2019).

Baca Juga :  Rawan Bikin Gaduh dan Saling Lapor, Karanganyar Ogah Terapkan Sanksi Potong Gaji PNS Pelanggar Protokol Kesehatan. Bupati Yuli: Kasihan Kalau Gaji Mereka Dipotong!

Namun ditemukan sejumlah boks surat suara mengalami kerusakan. Atas temuan ini, KPU segera melaporkan ke KPU Provinsi untuk diteruskan ke KPU RI.

“ Memang ada yang rusak. Kita hanya menerima. Nanti kita laporkan ke KPU provinsi untuk diteruskan ke KPU RI,” ujarnya. Wardoyo