JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Bersepatu Lusuh, 19 Polisi di Purbalingga Dihukum Push Up dan Nyemir Sepatu Saat Apel oleh Kapolres

Kapolres saat mengawasi 19 personelnya menyemir sepatu. Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolres saat mengawasi 19 personelnya menyemir sepatu. Foto/Humas Polda

PURBALINGGA– Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan apel pagi di halaman Polres Purbalingga tadi pagi. Saat apel berlangsung, belasan anggota mendadak terlihat sibuk menyemir sepatunya.

Rupanya mereka sedang disanksi oleh Kapolres. Mereka terpaksa harus menyemir sepatu saat apel pagi lantaran tertangkap basah sepatunya kotor dan tidak disemir.

Anggota dengan sepatu kotor itu ditemukan langsung oleh Kapolres Purbalingga AKBP Kholilur Rochman.

Dilansir Tribratanews Polda Jateng Sabtu (2/2/2019) belasan personel itu tertangkap saat Kapolres secara mendadak berkeliling barisan peserta apel.

Baca Juga :  Rapid Test Tetap Jadi Hal yang Penting untuk Deteksi Penyebaran Covid-19

Selanjutnya melakukan pengecekan sikap tampang dan penggunaan seragam dinas. Termasuk di dalamnya kebersihan sepatu.

Anggota yang ditemukan sepatunya kotor atau tidak disemir, kemudian diberi hukuman langsung berupa push up. Setelah melaksanakan push up, anggota yang sepatunya kotor dipisahkan dari barisan untuk membentuk barisan tersendiri.

Usai membentuk barisan sendiri, kapolres memerintahkan anggota yang sepatunya kotor untuk menyemir sepatunya. Secara bergantian 19 personel yang ditemukan bersepatu kotor, menyemir sepatunya hingga bersih.

Baca Juga :  Kabar Duka, Ketua DPRD Jepara Wafat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Terpapar Covid-19 dengan Penyakit DB

Kapolres Purbalingga AKBP Kholilur Rochman mengatakan sebagai anggota kepolisian penggunaan seragam dinas termasuk sepatu harus sesuai ketentuan. Selain itu, kebersihan sepatu juga perlu diperhatikan. Karena hal tersebut sebagai salah satu wujud kedisiplinan.

“Kepada para perwira saya ingatkan agar ikut mengawasi kedisiplinan anggota termasuk sikap tampang dan penggunaan seragam dinas. Hal itu untuk menumbuhkan sikap disiplin yang mendukung pelaksanaan tugas,” jelasnya. Wardoyo