JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Cegah Demam Berdarah, Aparat Wilayah Wonogiri dan Sukoharjo Ramai-ramai Berantas Sarang Nyamuk

Pemberantasan sarang nyamuk di Sukoharjo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Pemberantasan sarang nyamuk di Sukoharjo

WONOGIRI-Aparat kewilayahan di Wonogiri dan Sukoharjo ikut terjun langsung mengantisipasi berkembangnya nyamuk demam berdarah. Mereka aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk, melalui pembersihan lingkungan kantor dan warga.

Di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk yang dilaksanakan oleh seluruh warga, Minggu (3/2/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Kelurahan Purwantoro Sriyanto, Babinsa Kelurahan Purwantoro Serda Kemis, Sekertaris Kelurahan Purjianto, dan anggota Karang Taruna Bangkit.

Kepala Kelurahan Purwantoro berujar pemberantasan sarang nyamuk ini sebagai antisipasi penyakit demam berdarah. Sedini mungkin semua warga harus membersihkan lingkungan agar jentik-jentik tidak berkembang.

Baca Juga :  Ternyata Selain Musibah, Pandemi COVID-19 Membawa Anugerah Bagi Warga Madyorejo Jetis Sukoharjo

“Apabila lingkungan selalu bersih, selain tidak ada penyakit yang bisa berkembang juga akan terasa lebih indah dipandang,” ujar dia, Senin (4/2/2019).

Babinsa Kelurahan Purwantoro menyebutkan sekarang ini di berbagai daerah sedang mewabah penyakit demam berdarah. Salah satu cara agar penyakit tersebut tidak ada di tempat kita adalah dengan melakukan pembersihan lingkungan.

“Dijaga agar tidak ada air yang menggenang sehingga nyamuk tidak dapat berkembang ditempat tersebut. Ciptakan selalu lingkungan yang bersih dan indah, karena selain kebersihan itu sebagian dari iman juga lingkungan yang bersih bisa menghalau segala macam penyakit,” tutur dia.

Baca Juga :  Kebakaran di Perbatasan Sukoharjo-Wonogiri Ancam 374 Hektare Lahan Negara, Langkah Ini yang Akhirnya Ditempuh

Di Sukoharjo, Koramil 03 Bulu, Puskesmas dan Polsek Bulu serta Pemerintah Desa bersinergi memberikan kesadaran kepada masyarakat agar tidak terkena wabah DBD. Kegiatan tersebut diwujudkan dalam kegiatan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kegiatan dimulai apel di Mapolsek Bulu dilanjutkan fogging di sekitar Mapolsek dan Ponpes Al Afidz Desa Tiyaran. Aris Arianto