JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Danramil Sukodono Ungkap Kebiasaan Donor Darah Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung. Begini Penjelasan Ilmiahnya! 

Donor darah di Sukodono. Foto/Koramil
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Donor darah di Sukodono. Foto/Koramil

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM Stok darah di PMI Sragen yang menipis membuat jajaran Koramil Sukodono langsung sigap. Dipimpin Danramil Kapten Arm Budiyanto, jajaran Muspika dan Koramil langsung bergerak menggelar donor darah bersama di aula Kecamatan setempat kemarin.

Kegiatan donor darah diikuti sekitar 89 orang terdiri Ka UPTD/B se-Sukodono, Kepala Desa Se-Sukodono dan perangkat, Ka SMA Negeri, SMP Negeri/Swasta siswa-siswi SMA N 1Sukodono.

Dalam kegiatan Bakti Sosial donor darah diikuti 89 orang peserta perwakilan dari Unsur  Muspika Sukodono, UPTD/B, Aparat Pemerintahan Desa, Pelajar dan masyarakat.

Petugas PMI Kabupaten Sragen menyampaiakan ucapan terima kasih kepada semua fihak yang telah mendukung kegiatan Bakti Sosial donor darah. Ia meminta maaf atas segala kekurangan dalam kegiatan ini dan semoga bakti sosial donor darah program PMI dalam mencukupi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Sering Ngamuk Keluarga dan Resahkan Tetangga, Rina asal Sambungmacan Diamankan Petugas dan Dibawa Mobil Ambulans

Sementara dalam rilisnya, Danramil Sukodono Kapten Arm Budiyanto  menjelaskan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama dan turut menjaga ketersediaan Darah, di PMI Kabupaten Sragen.

Menurutnya, donor darah secara teratur diketahui dapat menurunkan kekentalan darah. Kekentalan darah merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Lagi, Petani di Sambungmacan Sragen Tewas Kesetrum Jebakan Tikus. Korban Terpeleset Tanggul Lalu Tergeletak Kena Kawat Beraliran Listrik

“ Semakin kental darah yang mengalir dalam tubuh, semakin tinggi pula kemungkinan terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah. Gesekan yang terjadi pada pembuluh darah ini dapat merusak sel-sel dinding pembuluh darah yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko terjadinya sumbatan pembuluh darah,” ujar Danramil. Wardoyo