JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Front Pembela Rakyat Bakal Kerahkan 3,2 Juta Relawan Amankan Seluruh TPS Di Seluruh Indonesia

Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR,JOGLOSEMARNEWS.COM  Front Pembela Rakyat (FPR) menyatakan bakal mengerahkan 3,2 juta relawan untuk pengamanan TPS Pemilu 2019.

Hal itu terungkap dalam konsolidasi internal pada Kamis (28/2/2019) di De Tjolomadoe, Karanganyar Jawa Tengah. Usai acara konsolidasi ini, FPR akan menyatakan dukungan resmi untuk paslon nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Panglima tertinggi FPR, Nugroho Prasetyo mengatakan jumlah relawan FPR mencapai 3,2 juta relawan yang tersebar di 60.000 desa yang ada di Indonesia. Agenda kali ini juga menggelar mobilisasi untuk pemenangan tim Jokowi – Ma’ruf Amin.

Baca Juga :  Dilepas untuk Promosi ke Brigif Slawi, Dandim Karanganyar Sampaikan Padahal KTP dan KKnya Sudah Karanganyar

“Hari ini secara resmi menyatakan dukungan secara resmi kepada Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin sebagai capres dan sebagai cawapres periode 2019-2024,” tegas Nugroho dalam orasinya, Kamis (28/2/2019).

Alasan memberikan dukungan pada paslon 01, salah satunya karena dirinya juga berasal dari kota Solo. Yang berkeinginan untuk ikut berjuang membela kepentingan bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

Memelihara toleransi umat beragama, tegaknya keadilan, terwujudnya kesejahteraan dan terwujudnya kemakmuran rakyat.

Baca Juga :  Update Kasus Covid-19 Karanganyar Tambah 2 Positif, Satu Suspek Kembali Meninggal. Total 176 Positif, 139 Sembuh, 43 Meninggal Dunia

“Sebagai wong Solo, saya dan juga warga Solo yang lain memiliki kewajiban moral untuk memenangkan Pak Jokowi dalam Pilpres 2019, ” tandasnya.

Ditegaskan Nugroho, langkah awal pemenangan untuk paslon 01 dimulai dari Solo untuk kemenangan Joko Widodo- Ma’ruf Amin. Dan untuk memperkuat dukungan pihaknya akan menggelar Apel Satgas di Stadion Manahan Solo pada 16 Maret mendatang.

“Kita turunkan 3,2 juta relawan untuk mengawal dan mengamankan 800.000 TPS di seluruh Indonesia,” pungkasnya. Wardoyo