loading...
Spanduk larangan politisasi yang ada di salah satu masjid di Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMAR NEWS.COM Sejumlah Masjid di Karanganyar Kota mendadak berhiaskan spanduk berisi larangan menggunakan tempat ibadah untuk kegiatan politik. Tidak diketahui siapa pemasang spanduk misterius itu.

Namun kemunculan spanduk tersebut mendadak menjadi sorotan masyarakat. Kemunculan spanduk itu diantaranya di masjid Al Barokah, Janti,  serta Masjid Al Huda, Dukuh Banyak, kelurahan Jantiharjo, Kecamatan Karanganyar kota.

Di Masjid Al Barokah, yang tepat berada di depan Kelurahan Jantiharjo tersebut, terdapat spanduk yang bertuliskan, “ Tempat Ibadah Bukan Tempat Untuk Berpolitik”. Spanduk tersebut terpasang di bagian belakang atau di lokasi parkir Masjid.

Takmir Masjid Al Barokah, Remin mengatakan, jika spanduk tersebut sudah dua hari ini terpasang di masjid. Dia juga mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

Menurut Remin, awalnya, spanduk tersebut berada tepat di depan masjid, namun sekarang oleh Takmir Masjid, dipindahka ke bagian belakang atau di lokasi parkir kendaraan.

Baca Juga :  Diduga Keracunan Ayam Goreng, Puluhan Siswa SDIT Muhammadiyah di Karanganyar Dilarikan ke Puskesmas

“Kami tidak tahu siapa yang memasang. Sepertinya dipasang malam hari, karena saat sholat Isya kemarin, belum ada, tiba-tiba saat sholat Subuh,  sudah terpasang di depan. Kami juga tidak menegetahui siapa yang memasang, ” kata Remin, Kamis (28/02/2019).

Remin mengungkapkan, pihaknya tidak berani membuang spanduk tersebut, karena khawatir akan terjadi sesuatu. Ditambahkkannya, selama ini di Masjid yang dipimpinnya, tidak pernah ada kegiatan atau ceramah yang berbau politik, dan hanya kegiatan ibadah biasa.

“Selama ini, tidak pernah ada ceramah atau kegatan yang mengarah pada politik. Dalam pengajian 35 hari sekali, juga tidak pernah menyinggung politik. Kami hanya menghimbau agar jamaah masjid, masyarakat tetap tenang, serta ikut menjaga kondusivitas menjelang pemillu mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, mengatakan pemasangan spanduk tersebut bisa saja dilakukan atas insiatif masyarakat yang perduli terhadap perkembangan politik. Sehingga fungsi masjid  betul-betul digunakan sebagai  tempat ibadah.

Baca Juga :  Hebat, Peserta CPNS Asal Karanganyar Raih Skor SKD Tertinggi. Berikut Daftar Peraih Skor Tertinggi Ujian SKD CPNS Dari Berbagai Daerah Hingga Nasional!

“Soal pemasangan spanduk, bisa saja dilakukan oleh masyarakat yang merasa peduli dengan perkembangan dan situasi politik saat ini dengan meminta agar tempat ibadah tidak digunakan sebagai kegiatan politik,” kata Agus.

Sejauh ini, pemasangan spanduk tersebut belum berdampak signifikan terhadap situasi kemanan di Karanganayar.

“Sejauh ini tidak berdampak. Kami hanya menghmbau agar selurh masyarakat  untuk bersikap dewasa dalam pemilihan umum. Pemilu ini sebagai wahana demokrasi, bukan untuk saling fitnah, saling menjatuhkan. Pemilu untuk mencari pemimpin terbaik bagi bangsa ini,” ujarnya. Wardoyo