loading...
Loading...

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Sebat capres kedua bakal berlangsung Minggu (17/2/2019). Ini senjata andalan yang telah disiapkan oleh Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi).

“Besok kan infrastruktur, kita sampaikan apa yang sudah dikerjakan. Juga masalah energi akan saya sampaikan yang kita lakukan. Pangan, data-data yang kita punyai akan disampaikan,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Jokowi diketahui telah melakukan simulasi debat beberapa kali secara tertutup.

Direktur Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Usman Kansong mengatakan, Jokowi banyak mendapat data dari kementerian sehingga sudah akurat. Selain itu, analisis dan masukan dari Deputi I KSP Darmawan Prasodjo banyak didengarkan Presiden.

Baca Juga :  Demi Menelurkan Pimpinan KPK yang Kredibel,  Anggota Pansel KPK Janji Beri Hasil Kerja Terbaik

“Daftar pertanyaan juga sudah ada,” kata Usman.

Debat kedua capres yang akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta. Adu gagasan kedua ini mengangkat tema infrastruktur, energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily mengatakan, salah satu isu andalan Jokowi adalah bidang infrastruktur.

“Lebih dari empat tahun, Pak Jokowi meletakkan paradigma pembangunan Indonesia Sentris. Membangun infrastruktur bukan hanya di Jawa, tetapi di seluruh pelosok Indonesia, di perbatasan, di kawasan pinggiran, di pulau terdepan, maupun di kawasan terisolir,” ujar Ace kepada Tempo, Kamis (14/2/2019).

Ace merinci berbagai capaian pemerintahan Jokowi di bidang infrastruktur, yakni 3.432 kilometer jalan, 947 kilometer jalan tol, 10 bandara baru, 19 pelabuhan, palapa ring yang menjangkau 457 kabupaten, 17 bendungan, ribuan embung dan saluran irigasi, dan listrik yang rasio elektrifikasinya mencapai 98,3 persen.

Baca Juga :  Tiga Anak Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, KPAI Desak Polri Serius Mengusut Pelakunya

Selain infrastruktur, energi juga dinilai sebagai isu yang bisa menjadi andalan Jokowi. Kubu inkumben menyebutnya ‘Jokowi banget’. Tim mengklaim, selama empat tahun lebih pemerintahan, Jokowi telah menghadirkan kebutuhan energi secara merata dengan harga yang terjangkau.

“Reformasi perizinan digulirkan dengan memangkas 186 regulasi yang menghambat. Sehingga, pada tahun 2018, sektor energi menyumbangkan 217,5 triliun atau 53,4 persen dari total PNPB. Capaian itu 181 persen di atas target APBN 2018,” ujar Ace.

Baca Juga :  Wiranto: Perusuh Preman Bayaran, Polisi Sita USD 2.760 dari Pelaku Kerusuhan

Ace menyebut, subsidi energi empat tahun terakhir juga tepat sasaran dan dialihkan untuk belanja produktif. Terpenting, kata Ace, Jokowi berupaya menciptakan kedaulatan energi dengan penguasaan kembali Blok Rokan dan Blok Mahakam serta divestasi saham PT Freeport.

www.tempo.co

Loading...