JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Karma Balap Liar, Kapolres Sragen Instruksikan 12 Motor Yang Tertangkap Ditahan 1 Bulan!

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan didampingi jajaran perwira. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan didampingi jajaran perwira. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan memastikan 12 sepeda motor yang diamankan dalam razia balap liar Minggu (17/2/2019) dinihari bakal ditahan selama sebulan. Hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pemilik dan remaja pembawanya yang terindikasi terlibat menonton atau ikut balapan liar.

“Ya, kita tahan kendaraan itu selama satu bulan tidak boleh diambil. Agar mereka juga bisa menyadari. Ini untuk memberikan efek jera. Sepeda motor itu ditempatkan di depan kantor lalu lintas, diberikan policeline dan waterbox barrier,” kata Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Senin (18/2/2019).

Kapolres menyatakan, selain itu bagi motor yang tidak lengkap, pemilik diwajibkan melengkapi terlebih dahulu motornya selama satu bulan tersebut.

Menurutnya selain memberikan efek jera kepada pelaku, sanksi satu bulan ditahan itu juga sebagai bagian untuk menyadarkan para remaja, ABG dan pelajar bahwa apa yang mereka lakukan itu melanggar aturan.

Baca Juga :  KPK RI Kejar Dokumen Lelang 17 Proyek DPU-PR Sragen Yang Terindikasi Beraroma Kongkalikong. LPBJ Sebut Dokumen Negara!

Sebab aksi balap liar dinilai sudah sangat meresahkan warga sehingga memantik reaksi kontra dari warga yang sempat memblokade gerombolan saat dikejar aparat. Lantas, aksi balap liar itu juga sangat membahayakan lantaran berpotensi menimbulkan kerawanan dan kecelakaan.

Menurutnya, penangkapan terhadap balap liar diharapkan bisa memininimalisir angka kecelakaan lalu lintas. Bagi yang masih pelajar, pihaknya juga akan memanggil pihak sekolah untuk menyelesaikan secara bersama.

“Kami akan melibatkan orangtua pemilik kendaraan dan pihak sekolah untuk efek jera serta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,” katanya.

Untuk kendaraan terindikasi pemiliknya mabuk akan diupayakan penindakan Perda Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Kapolres menambahkan, razia terhadap balap liar ini akan terus dilakukan Polres Sragen sampai benar-benar habis.

Seperti diberitakan sebelumnya, keduabelas sepeda motor itu ditangkap di Taman Krido Anggo dan di ringroad utara oleh Satuan Sabhara Polres Sragen. Penangkapan terhadap kedua belas motor berbagai jenis itu dilakukan saat Sat Sabhara melakukan patroli malam hari.

Baca Juga :  Tikus Merajalela, Distan Sragen Bakal Datangkan 40 Pasang Burung Hantu Tahun 2021. Luas Lahan Terserang Dilaporkan 50 Hektare

Kasatlantas AKP Dani Permana Putra mengatakan, pihaknya bakal menggelar razia kendaraan setiap jam. Ini untuk menghindari pembubaran balap liar dengan cara kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu oleh seorang oknum polisi.

Berkaitan dengan motor yang tidak ada plat nomor, dia mengatakan, akan melakukan pemeriksaan secara fisik, nomor mesin ataupun nomor rangka. Apabila tidak sama, maka ada indikasi tindak pidana dan akan diserahkan ke Satreskrim.

Dia juga menyatakan, pada saat dilakukan penilangan itu, pihaknya akan memanggil kedua orang tua para pengendara. Kalau masih berstatus pelajar, maka dia juga akan memanggil kepala sekolahnya. Wardoyo