JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Pembobolan Rp 1 Miliar di Mall Luwes Sragen. Kapolres Sebut Satu Pelaku di Dalam Yang Lain Nunggu, Benarkah Libatkan Orang Dalam? 

Tim identifikasi saat melakukan pengecekan kondisi brankas di Mall Luwes yang dibobol pencuri, Kamis (31/1/2019) dinihari. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim identifikasi saat melakukan pengecekan kondisi brankas di Mall Luwes yang dibobol pencuri, Kamis (31/1/2019) dinihari. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Misteri pembobolan Mall Luwes Sragen masih dalam penyelidikan. Kapolres menyebut masih mendalami dugaan keterlibatan orang dalam terkait aksi pembobolan yang menggasak uang brankas hampir Rp 1 miliar Kamis (31/1/2019).

“Masih kita dalami, masih pendalaman di Kasatreskrim dan proses penyelidikan dalam rangka menemukan tersangkanya,” kata Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Jumat (1/2/2019).

Kapolres menguraikan dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diperkirakan memang lebih dari satu orang. Dari petunjuk yang diperoleh, mereka beraksi dengan satu orang berada di dalam dan yang lain menunggu di luar.

Baca Juga :  Kades Positif Covid-19, Semua Warga Tegaldowo Gemolong Yang Kontak Erat Setelah Tanggal 20 Juli Diminta Segera Lapor dan Isolasi Mandiri!

“Satu pelaku ada di dalam, yang lain nunggu di luar,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan pihaknya masih terus meminta keterangan dari pihak Luwes tentang uang yang disimpan dalam brankas tersebut. Perihal indikasi keterlibatan orang dalam, menurutnya hal itu juga masih dalam penyelidikan.

Menurutnya, indikasi itu memang dimungkinkan jika menilik pelaku beraksi dalam kondisi brankas tersimpan banyak uang.

Baca Juga :  Kisah Mantan Penjual Martabak Yang Diburu Polisi Usai Banting Setir Jari Malmot. Mengaku dalam 45 Hari Gasak 8 Motor Petani

Memang pada awal tahun biasanya mereka menyimpan sendiri uangnya. Pihaknya menyarankan apabila menyimpan uang dalam jumlah banyak supaya disimpan di bank.

Apalagi kalau awal-awal bulan seperti ini, untuk stok pembayaran gaji, dan sebagainya untuk komunikasi pada Polres untuk dibantu keamanannya.

“Ini yang dipelajari para pelaku ini, yaitu mendekati awal bulan ada uang untuk gaji dan modal selanjutnya. Indikasi orang dalam, masih penyelidikan dan penyidikan. Nanti akan kami kabari,” terang Kapolres. Wardoyo