JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Mahaka Endus Ada Praktik Uang Transport di Pilkades Serentak Karanganyar. Berapa Besarnya?

Ilustrasi Pilkades
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

 

Ilustrasi Pilkades

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pilkades serentak di 145 desa di Karanganyar, sudah berjalan pada Rabu (20/2/2019). Dari pantauan sementara di TPS, angka partisipasi warga terbilang relatif tinggi.

Namun ada sebuah fenomena menarik yang diungkap LSM Masyarakat Handarbeni Karanganyar (Mahaka). Mereka mengendus adanya praktik pemberian uang transport dari calon Kades kepada calon pemilihnya sehingga membuat antusias masyarakat untuk mencoblos cukup tinggi.

Baca Juga :  Satu Polisi Asal Sragen Dilaporkan Positif Terpapar Covid-19. Bertugas di Kantor Samsat Karanganyar

Tingginya partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak suaranya, menurut Kiswadi Agus, Koordinator Masyarakat Handarbeni Karanganyar (Mahaka), tidak terlepas dari pemberian uang transport kepada warga oleh masing-masing calon kepala desa.

“Partisipasi masyarakat jelas tinggi. Karena ada pemberian uang transportasi yang diberikan oleh masing-masing calon kepala desa kepada para pendukungnya. Saya yakin, jika tidak ada, partisipasi masyarakat pasti kecil,” ujar Agus.

Baca Juga :  Sejumlah Jenderal Hingga Pengusaha dari Jakarta Diam-Diam Turun ke Solo. Merapat PKS, Tertarik Nyalon Pilkada Solo Lawan Gibran

Meski demikian, lanjut Agus, ini potret demokrasi di tingkat bawah. Soal berapa besarannya uang transport, ia menyebut bervariasi. Namun perihal nominal berkisar puluhan ribu rupiah.

“ Biarkan masyarakat menikmati  proses demokrasi ini. Yang terpenting, selama proses berjalan, tidak menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di masyarakat,” kata dia. Wardoyo