JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Masyarakat Diminta Waspada, Sejak Awal 2019 Wilayah Selatan Malang Sudah 3 Kali Diguncang Gempa

gempa
Ilustrasi
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

BANDUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gempa yang terjadi di pesisir selatan Jawa, tepatnya di wilayah Malang, Jawa Timur, bukan kali ini saja terjadi. Ddd

Sejak awal 2019, terhitung sudah terjadi tiga gempa tektonik yang mengguncang wilayah tersebut. Gempa bumi terbaru terjadi Selasa (19/2/2019) dini hari, pukul 02.30.26 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki magnitudo M=5,6.

Episenter atau pusat sumber gempa terletak pada koordinat 9,67 LS dan 112,74 BT. Lokasi tepatnya di laut pada jarak 170 kilometer arah selatan Kota Kepanjen, Malang. Kedalaman sumber gempa (hiposenter) sejauh 42 kilometer.

Gempa selatan Malang ini merupakan jenis gempa dangkal. “Pemicunya akibat aktivitas subduksi landai di zona megathrust,” kata Kepala Bidang informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono lewat keterangan tertulis, Selasa (19/2/2019).

Baca Juga :  Pakar Komunikasi: Empati dan Komunikasi yang Baik Kunci Penyembuhan bagi Pasien Covid-19

Di zona itu lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di bawah Samudra Hindia. Melihat kedalaman hiposenternya BMKG melihat pusat gempa ini tepat berada di bidang kontak antar lempeng atau lazimnya disebut sebagai interplate earthquake.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

“Mekanisme ini sangat sesuai karena terjadi di zona tumbukan lempeng,” kata Daryono.

Baca Juga :  Sudah Beraksi selama 5 Tahun, Korban Pelaku Fetish Bungkus Kain Jarik Capai 25 Orang, Lima Sudah Lapor Polisi

Gempa tektonik yang terjadi pagi dini hari tadi adalah gempa ketiga yang mengguncang selatan Malang sejak awal 2019. Sebelumnya, gempa pertama Malang dengan magnitude M=3,9 pada 8 Januari 2019 dengan episenter terletak di Samudra Hindia selatan Malang.

Gempa kedua terjadi pada 14 Februari 2019 wilayah selatan Malang, Lumajang, dan Blitar Jawa Timur juga diguncang gempa tektonik M=5,0. Episenter terletak di samudra Hindia pada jarak 134 km arah selatan Kota Kepanjen, Malang, dengan kedalaman 69 km.

Mengingat adanya peningkatan aktivitas gempa di selatan Malang ini, BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada.

www.tempo.co