JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Miris, Kapolda Jateng Ungkap 30.000 Orang Tewas di Jalan Raya Setiap Tahun. 40 % Korban Ternyata Berusia Muda! 

Gowes Millenial Road Safety Festival di Semarang. Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Gowes Millenial Road Safety Festival di Semarang. Foto/Humas Polda

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengajak seluruh masyarakat khususnya kaum milenial untuk tertib berlalulintas. Hal itu penting karena angka kecelakaan di jalan raya cukup tinggi, di mana mayoritas korban adalah kaum milenial dengan usia antara 15-40 tahun.

Ajakan itu disampaikan Kapolda Jateng saat gowes bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi di Mapolda Jateng Jalan Pahlawan Kota Semarang, Minggu (17/2/2019) pagi. Gowes bersama tersebut digelar dalam rangka menyukseskan acara Millennial Road Safety Festival yang dihelat Mabes Polri.

“Saya sangat mendukung gerakan Millennal Road Safety Festival ini sebagai langkah untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalulintas kepada masyarakat. Kesadaran ini penting, mengingat angka kecelakaan di jalan masih cukup tinggi,” kata Kapolda Jateng dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Gerakan sosialisasi semacam ini, kata dia, merupakan langkah tepat dan efektif selain upaya lain yang dilakukan oleh kepolisian. Menurutnya, dengan menggelar kegiatan festival semacam ini dan melibatkan masyarakat khususnya kaum milenial, maka tujuan dan harapan tersebut dapat tercapai. “Yok kita tertib berlalulintas! Tertib itu keren,” ucapnya.

Baca Juga :  Keren, Daging Kurban di Polres Grobogan Dibagikan Pakai Besek Anyaman Bambu. Kapolres Sebut Demi Ramah Lingkungan!

Kapolda menambahkan, program Millennial Road Safety Festival merupakan program nasional yang digagas oleh Mabes Polri. Kegiatan gowes dilakukan sebagai salah satu cara untuk menyukseskan program tersebut.

“Gerakan Millennial Road Safety Festival ini digelar atas dasar tingginya angka kecelakaan lalulintas di jalanan, yang didominasi pelanggaran lalulintas. Untuk itu, kesadaran tertib berlalulintas harus ditumbuhkan di kalangan masyarakat,” tuturnya.

Di Indonesia sendiri, lanjut Condro, setiap hari ada 70-80 orang meninggal karena kecelakaan. Berarti, rata-rata ada 30.000 orang pertahun yang meninggal di jalanan.

“Di Jawa Tengah ini rata-rata 8-9 orang meninggal akibat kecelakaan lalulintas setiap harinya. Di seluruh dunia, setiap 2,5 jam ada satu orang meninggal dunia,” tegasnya.

Baca Juga :  Gerakan Sehari Tanpa Nasi dari Salatiga Mendapat Apresiasi Gubernur Jawa Tengah

Dan dari para korban kecelakaan itu, 40 persennya adalah kaum milenial dengan usia antara 15-40 tahun. Untuk itulah, Polri menggelar event Millennial Road Safety Festival secara serentak tersebut. “Kita harapkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan gowes ini, maka sosialisasi tentang tertib berlalulintas dapat efektif. Dengan mengajak masyarakat hari ini untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalulintas, kemudian mereka membentuk komunitas, maka kecelakaan di jalan raya akan berkurang,” tutupnya.

Acara gowes dalam rangka Millennial Road Safety Festival yang digelar Polda Jateng sendiri diikuti oleh ribuan orang, terdiri dari usia dewasa hingga anak-anak.

Mereka mulai start dari depan Mapolda Jateng dan finish di Java Mall Semarang dengan jarak tempuh sekitar 10 kilometer. Selain aneka hiburan dan sosialisasi mengenai tertib berlalulintas, dalam kegiatan itu juga diberikan sejumlah hadiah menarik kepada peserta. Wardoyo