loading...
Loading...
Tangkapan layar dari rekaman adegan mesum nafsu liar dua ABG di Taman yang diyakini Taman Tirtasari di kompleks Technopark Sragen. Foto screenshot/ Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Publik Sragen kembali dibuat miris dengan kelakuan anak baru gede (ABG) berusia remaja. Ini menyusul beredarnya rekaman video sepasang ABG yang tertangkap basah berduaan dan beradegan mesum nafsu liar. Sempat beredar bahwa adegan itu dilakukan di Taman Technopark Ganesha Sukowati.

Namun dari analisa pihak terkait, lokasi perbuatan tak senonoh kedua ABG lawan jenis itu diyakini berada di kompleks Taman Tirtasari yang bersebelahan dengan kompleks Technopark Ganesha Sukowati.

Video adegan asusila kedua ABG itu mencuat dari rekaman yang diunggah oleh beberapa akun Facebook di grup facebook Sragen. Di antaranya di ICWS dan KWS dalam dua hari terakhir.

Data yang dihimpun Joglosemarnews.com, video diunggah kali pertama Minggu (17/2/2019). Video lantas menyebar dan diunggah oleh beberapa akun FB.

Dalam video berdurasi sekitar 08 detik itu, tampak kedua ABG sedang bermesraan di sebuah buk atau tempat duduk di tengah kebun. Si ABG pria berpakaian warga merah sedang di ABG perempuan biru.

Awalnya keduanya hanya terlihat duduk berhimpitan. Setelah itu, keduanya terlihat saling merangsek. Hingga akhirnya keduanya yang sebelumnya terlihat berposisi duduk, kemudian terlihat sama-sama menunduk dan memeragakan tengah berbuat tak senonoh.

Baca Juga :  Heboh Kalender Prabowo-Sandi Berlogo Pemkab Beredar di Sragen. Pemkab Berang, Sekda Langsung Lapor Bawaslu 

Sontak saja, unggahan itu langsung menjadi sorotan netizen. Mayoritas mengecam perbuatan mereka yang dilakukan di tempat publik dan taman yang harusnya dijaga kenyamanannya.

Salah satunya akun Rony Indarto di Grup FB KWS. Ia menuliskan status bernasa keprihatinan:

Taman Yg seharusnya untuk tempat berekreasi Keluarga,memberi pendidikan Pada Anak”,menjadi suatu tempat indah di nikmati siapapun,Tapi harus tercoreng dengan tindakan Asusila para oknum yang tidak pernah di beri pendidikan moral.

Sangat di sayangkan tindakan Pelaku” itu merusak citra warga Sragen

Semoga dengan Kejadian tersebut menjadikan kita semua lebih Sadar diri.untuk memelihara Tempat Wisata kembali ke fungsi aslinya.kasihan pemerintah Sudah berusaha membenahi tempat wisata tersebut.

harus rusak krn keteledoran oknum..

mari ramaikan,kunjungi,Serta jaga tempat tersebut dengan hati dan pikiran positif

#SaveSragen”.

Sontak saja unggana itu langsung mendapat berondongan komentar yang bernada mengecam perbuatan ABG di video itu.

Baca Juga :  Hanya Guru Honorer, Sosok Niswatin yang Disebut Bu Lis Asal Sragen Oleh Sandiaga, Malu Saat Ditanya Nominal Gajinya! 

Seperti akun Adhi Nugroho yang menulis komentar “Hahaha d grebek wae lur ben kapok d kek e polisi wae ben d celok wong tua ne”.

Lantas akun Edi Besur yang menyindir dengan komentar “Koyok ayam ae”. Di belakangnya ada akun Agus Tri Winarno yang berkomentar “Pacaran Gak Modal”.

Ada pula akun Lucky Ra Kira’ja yang mengomentari perbuatan ABG itu dengan kalimat “Napsu liar”. 

Lantas akun Kodrat, menulis dengan komentar “Tag berpendidikan”. Sementara ada akun yang berkomentar memggelitik seperti akun Dedot Dedi yang mengambil istilah film kartun Shiva dengan mengomentari “Lapor ke ladusing aja.. hhh”.

Menyikapi video nafsu liar ABG itu, Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Heru Martono mengaku sudah mencermati video yang viral di medsos itu. Dari analisanya, lokasi adegan panas kedua ABG itu diyakini bukan di Taman Technopark Ganesha Sukowati akan tetapi di Taman Tirtasari yang berada di sebelah Tecnopark Sragen.

Sebab dari suasana di sekitar lokasi yang dipenuhi ilalang dan pohon besar, lebih identik dengan Taman Tirtasari Sragen yang memang berada masih sederet dengan Technopark Ganesha Sukowati.

Baca Juga :  Geger Hoax Bu Lis Palsu, Tim BPN Prabowo-Sandi Jateng Berencana Laporkan Akun Lies Sugiyarti ke Polisi. Niswatin Ogah Tanggapi Hoax! 

Perihal aksi mesum keduanya, sebenarnya selama ini Satpol PP juga sudah melakukan patroli rutin ke lokasi-lokasi rawan termasuk di Taman Tirtasari maupun Technopark. Akan tetapi dimungkinkan pelaku mengambil waktu-waktu yang tidak bersamaan dengan patroli.

“Kami juga enggak mungkin melakukan pengawasan dan patroli selama 24 jam di situ. Kadang kami patroli jam 09.00 WIB dan enggak ada temuan, mereka mungkin datang sore atau siang harinya. Tapi dengan kejadian itu, nanti patroli akan lebih kita intensifkan lagi,” paparnya Rabu (20/2/2019). Wardoyo

 

 

 


Loading...