loading...
Loading...
Kapolsek Gondang AKP Kabar Bandiyanto bersama warga saat mengamankan kotak brankas dari besi yang ditemukan dibuang di sungai Tegalrejo, Gondang. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Polres Karanganyar akhirnya mengungkap kasus pembobolan brankas yang dibuang di Sungai Tegalrejo, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, pekan lalu. Brankas itu terdeteksi memang milik Indosat yang berkantor di Bejen, Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi melalui Kasat Reskrim AKP Adjar Purbo Waskito mengungkapkan dari hasil penyelidikan, pencurian terjadi malam hari dan minim saksi.

Namun dari laporan pihak kantor Indosat, brankas yang dibobol di dalamnya berisi uang hampir Rp 40 juta.

“Memang benar, itu brankas milik Indosat di Bejen Karanganyar. Saat ini sedang kita dalami kasusnya. Dari keterangan pihak pelapor, uang di dalam brankas sekitar Rp 40 juta,” papar Kasat Reskrim, AKP Adjar Purbo, Selasa (12/2/2019).

Baca Juga :  Buntut Kerusuhan Manokwari, Pemkab Karanganyar Bakal Mendata Warga Papua di Karanganyar. Mahasiswa Diminta Tak Resah

Ia menguraikan pihaknya membutuhkan ekstra waktu untuk melakukan penyelidikan. Sebab kejadian pencurian sendiri memang berlangsung dalam kondisi malam hari yang minim saksi.

Hampir tak ada saksi di lokasi dan sekitar lokasi yang mengetahui. Hanya ada saksi penjual warung HIK di dekat lokasi yang sempat mencurigai ada sebuah kendaraan roda empat terlihat di lokasi pada saat kejadian.

“Tapi saksi tak sempat mengingat dan melihat nopolnya. Juga ciri-ciri pelaku dan orangnya juga tidak melihat,” terangnya.

Meski demikian, menurutnya hal itu tak menyurutkan upaya polisi untuk mengungkap kasus itu. Saat ini pihaknya terus menggali keterangan dan data dari saksi-saksi guna menguak misteri pembobolan brankas tersebut.

Baca Juga :  Satriawan Sulaksono, Jaksa Kejari Solo Tersangka OTT Yang Diburu KPK,  Sempat Maghrib Berjamaah di Masjid. Lalu Mendadak Menghilang 

Sebelumnya, Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno menguraikan dari hasil penyelidikan, brankas tersebut diketahui merupakan mili Indosat. Brankas itu dibobol dari Kantor Indost di wilayah Bejen, Karanganyar.

“Pelakunya kemudian membuang ke Sragen,” kata dia Minggu (10/2/2019).

Menurutnya, saat ditemukan kondisi brankas memang sudah berlubang. Diduga kuat, pelaku sudah mengambil isi uang di dalamnya sebelum kemudian membuangnya ke sungai di wilayah Gondang.

Baca Juga :  Perhutani Endus Ada Unsur Kesengajaan Kebakaran Hutan Gunung Lawu. Para Pendaki Diminta Tak Picu Kebakaran 

Saat ditemukan, brankas masih tersisa sejumlah barang. Diantaranya ada sertifikat Tanah atas nama SUWARSI alamat Jagalan RT 01/03 kel Jagalan, Jebres, Kota Surakarta. Lalu ada beberapa bendel nota bertuliskan WURICALL, Toserba Lalung Jaya.

Selain itu, di dalam brankas ditemukan kabel data handpone warna hitam.

Brankas yang dipergoki dibuang dari minibus warna putih tersebut diketahui terbuat dari besi dan cor berukuran panjang 66 cm, Lebar 51,5 cm, Tinggi 56 cm.

“Untuk uangnya tidak ikut hanyut. Kemungkinan sudah diambil pelaku. Yang disisakan barang itu. Jumlah uangnya berapa kami tidak tahu,” terang AKP Harno. Wardoyo

 

Iklan
Loading...