loading...
Loading...
Ketum PP Muhammadiyah Pusat, Dahnil Anzar Simanjuntak bersama anggota DPR RI, kyai dan jajaran pengurus Muhammadiyah Sragen saat menyerukan dukungan untuk pemenangan Prabowo-Sandi di sela peresmian Posko Pemenangan Prabowo-Sandi, Sabtu (9/2/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak membeberkan hasil survei internal Prabowo-Sandi. Saat hadir dalam peresmian Posko Prabowo-Sandi di Sragen Sabtu (9/2/2019), Dahnil menyebut jika hasil survei di luar Jawa sudah menang.

Hanya di Jawa Tengah saja yang masih kalah. Hal itu disampaikan saat ia memberi sambutan di hadapan ratusan relawan dan tokoh agama serta parpol pendukung koalisi Prabowo-Sandi.

“Hasil survey internal di Luar Jawa Tengah Prabowo-Sandi sudah bisa menang. Maka dari itu hanya tinggal Jawa Tengah, dan itu memerlukan kerja keras dari semua relawan dan tokoh di Jawa Tengah,” paparnya.

Atas kondisi itu, Dahnil mengajak kepada para Relawan untuk menjemput kemenangan. Yakni semua harus berjihad dengan dasar niat dan keikhlasan untuk menuju perubahan di negara Indonesia.

Baca Juga :  Diwarnai Kejar-Kejaran, Komplotan Pengutil di Sejumlah Alfamart Sragen Dibekuk Warga Rame-Rame 

Ia juga menyebut jika emak-emak sudah bergerak, itu sudah bahaya. Sebab  menurut sejarah peradaban kemenangan perang itu dikarenakan emak-emak. Menurutnya jika emak-emak sudah bergerak maka pasti Prabowo-Sandi akan menang.

Lebih lanjut, Dahnil menguraikan bahwa politik itu sesungguhnya kesukarelawanan, yaitu saling menolong, dengan demikian politik di Indonesia akan maju. Termasuk perubahan di Indonesia juga akan lebih baik, terutama dalam hal ekonomi.

Ia juga menekankan supaya TNI/Polri, Kejaksaan dan Aparatur Negara Penegak Hukum di negara ini harus bekerja hanya untuk negara. Tidak untuk salah satu pihak, termasuk Bawaslu.

Tak lupa ia juga menyelipkan kampanye bahwa di kepemimpinan Prabowo-Sandi Insya Allah harga pokok sembako di negara Indonesia akan murah.

Baca Juga :  Daftar 10 Caleg Peraih Suara Terbanyak Dapil I Sragen di Pemilu 2014. PDIP dan Golkar Jawara, Sugiyamto Raih Suara Tertinggi

“Petani akan dimudahkan dalam hal pupuk, termasuk tidak akan impor ketika panen. Serta akan menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia yang diperuntukan untuk warga negara bukan untuk orang asing,” tandasnya.

Koordinator Relawan Prabowo-Sandi Sragen, Dodok Sartono mengatakan posko itu dinamakan posko relawan bersama yang digagas 14 komunitas relawan pro Prabowo-Sandi di Sragen. Namun ia meyakini jumlah komunitas yang riil di lapangan lebih dari 14.

“Saya yakin, masih banyak lagi relawan dan komunitas yang belum tercatat. Posko ini posko relaean bersama yang juga dinamakan Posko Mochi yaitu Komunitas Pecinta Prabowo-Sandi,” papar Dodok saat memberikan sambutan.

Mantan komisioner KPU Sragen itu mengatakan dengan sudah terbentuk posko, pihaknya kini sudah menyiapkan gerakan relawan baret di tingkat RT yang akan disupport dengan sistem komputerisasi.

Baca Juga :  Cek Kesiapan Jelang Coblosan, Bupati Sragen Sebut Sejumlah TPS Ditemukan Belum Siap

“Kita akan buat pasukan baret yaitu barisan relawan tingkat RT. Nanti basis data dan gerakan kita ada sampai di RT-RT. Minimal setiap relawan baret mengetuk pintu di sekitarnya minimal 10 pintu tetangganya dan pastikan mereka memilih Prabowo-Sandi,” urainya. Wardoyo

Loading...