JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terbukti Tak Netral, 2 Panitia Pilkades Sumberejo Karanganyar Langsung Dipecat. Situasi Makin Memanas 

Ilustrasi demo warga di balai desa. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi demo warga di balai desa. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Diduga karena mendukung salah satu calon kepala desa, dua panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Sumberejo, Kecamatan Kerjo, langsung dipecat. Dua anggota panitia yang terindikasi tidak netral tersebut, masing-masing bernama Ikhsanuddin dan Sutarman.

Ikhsanuddin merupakan kepala seksi pemerintahan desa Sumberejo sedangkan Sutarman merupakan Kepala Dusun Kerjo, Desa Sumberejo.

Ketua Panitia Pilkades Desa Sumberejo, SR Efendi, kepada wartawan mengatakan, Ikhsanuddin diberhentikan sebagai anggota, karena tidak bisa menjaga netralitas dan menegajak warga untuk memilih salah satu calon kepala desa.

Baca Juga :  Bupati Karanganyar Sebut Universitas Terbuka Makin Keren, Kontekstual dan Strategis. "Ke Depan Semua Perguruan Tinggi Akan Meniru UT"!

Sedangkan Sutarman, oleh panitia Pilkades Desa Sumberejo untuk mengundurkan diri, karena berdasarkan laporan masyarakat yang tidak melakukan pencocokan dan penelitan (coklit), yang berakibat sebanyak 21 warga Dusun Kerjo,RT 03 Rw 02  tidak dapat mengggunakan hak pilihnya dalam Pilkades.

Dijelaskannya, Ikhsanuddin diberhentikan pada hari Kamis (14/02/2019) lalu, sedangkan Sutarman diberhentikan secara resmi pada hari Sabtu (16/02/2019).

“ Keduanya diberhentikan oleh BPD karena dianggap tidak netral. Kami juga tidak ingin, tugas kami terganggu karena ada ketidak netralan dan kelalaian  mereka dalam menjalankan tugas,” kata SR Efendi, Sabtu (16/02/2019) sore.

Baca Juga :  DPC PDIP Karanganyar Kurban 2 Ekor Sapi dari Rober dan Dolfi. Tapi Baru Akan Disembelih Besok Pagi, Ini Penjelasan Ketua DPC PDIP Karanganyar Sebut Ini Alasannya!

SR Efendi menegaskan, tidak ada unsur kesengajaan untuk menghilangkan suara, atas kelalaian saat Sutarman melakukan coklit di lapangan.

“ Kelalaiannya tidak melakukan coklit padahal mereka belum dimasukkan ke DPT [Daftar Pemilih Tetap]. Dengan tidak terdaftarnya DPT otomatis hak suaranya hilang,” katanya kepada saat ditemui di Kantor Desa Semberejo.

Sementara itu, terhadap warga yang tidak terdaftar dalam DPT Pilkades, warga Dusun Kerjo sempat melakukan  protes kepada panitia Pilkades. Wardoyo