loading...
Loading...
Kondisi mobil Avanza usai kecelakaan menggasak tembok SDN Kecik 3 Tanon, Rabu (13/3/2019) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Kecelakaan tragis terjadi di jalan Kecik-Sukowati, Tanon Rabu (13/3/2019) malam. Gara-gara memacu dalam kecepatan tinggi, sebuah mobil Toyota Avanza meletus dan menggasak pagar tembok SDN Kecik 3.

Mobil pun ringsek sementara pagar tembok SDN hancur dan bolong akibat dihantam mobil bernopol AD 9220 BN itu. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Pengemudi mobil yang diketahui masih remaja, hanya mengalami luka di bagian dahi. Sedang ibunya yang ada di dalam mobil juga selamat.

Data yang dihimpun di lokasi kejadian, insiden itu terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Dari pantauan Joglosemarnews.com yang kebetulan melintas sesaat sebelum kejadian, sejak dari pertigaan Gawan, mobil sudah terlihat ngebut di atas kecepatan rata-rata.

Baca Juga :  3 Warung di Cantel dan Mojomulyo Sragen Digerebek Polisi. Petugas Amankan Puluhan Barang Ini 

Sesampai di depan SDN Kecik 3, dari lawan arah ada pengendara motor yang hendak mendahului pemotor lainnya. Karena jarak sangat dekat, membuat pengemudi yang diketahui asal Jono Kidul, Jono, Tanon itu yang kelabakan.

Berniat menghindar ke kiri, roda kiri justru anjlok dari jalan. Bersamaan dengan itu gesekan panjang akibat pengereman mendadak membuat roda depan bagian kanan langsung meletus.

Mobil kemudian oleng dan berputar 90 derajat sebelum kemudian menghantam tembok pagar SDN.

Baca Juga :  Usai Apel Siang, Napi Lapas Sragen Ditemukan Tak Benyawa di Kamar. Baru 20 Hari Diover Dari Boyolali 
Kondisi pagar tembok SDN Kecik 3 yang hancur usai digasak. Foto/Wardoyo

Tembok langsung hancur diterjang mobil. Kejadian itu membuat warga kaget dan langsung memadati lokasi kejadian.

“Tiba-tiba terdengar suara duarr cukup keras lalu saya tengok mobil sudah nabrak pagar SD dan rusak,” ujar Sukamto, warga depan SD.

Sementara saat ditanya warga, pengemudi yang tak mau menyebutkan identitasnya itu mengakui hendak menghindari dua pengendara motor dari depan. Sedangkan ibunya mengakui jika memang mobil dipacu kencang karena terburu-buru hendak menjemput saudaranya di Kecik untuk menengok orang sakit.

“Rahayune masih selamat,” ujarnya berkali-kali.

Baca Juga :  Usai Berobat ke Klinik, Nenek di Masaran Sragen Tewas Bunuh Diri. Ditemukan Tergantung di Blandar Kandang Kambing

Saat bersamaan sejumlah perangkat desa langsung tiba di lokasi. Pengemudi yang dahinya mengucur darah, langsung dilarikan ke Puskesmas. Sementara mobil yang ringsek dititipkan di rumah Kadus setempat. Wardoyo

 

Loading...