JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Fenomena Wisata Baru Jeglongan Sewu di Jalur Kalioso Karanganyar Mendadak Jadi Sorotan. Banyak Makan Korban, Netizen Sebut Jeglongan Sebesar Sapi!  

Lubang jalan menganga di jalur Solo-Purwodadi Kalioso Karanganyar. Foto diambil Minggu (31/3/2019)
Lubang jalan menganga di jalur Solo-Purwodadi Kalioso Karanganyar. Foto diambil Minggu (31/3/2019)

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Fenomena jalan rusak yang dihiasi banyak lubang menuai keluhan warga di wilayah Karanganyar. Kali ini, jalur Solo-Purwodadi tepatnya di wilayah Kalioso dan sekitarnya mendadak ramai jadi perbincangan warga dan netizen.

Bahkan saking banyaknya lubang di jalur itu, sebagian memberi istilah jalur Kalioso dengan sebutan jalur wisata baru Jeglongan Sewu.

Pantauan di lapangan Minggu (31/3/2019), jalur di Kalioso memang rusak parah. Kondisi jalan provinsi yang sempit itu dihiasi banyak lubang jalan. Bahkan tak sedikit lubang yang berukuran besar di jalur tersebut.

Kondisi itu dinilai sangat membahayakan lantaran jalur itu sangat padat dan dekat dengan lokasi pabrik yang berkaryawan ribuan.

“Sudah jalurnya sempit, banyak lubang lagi. Yang bahaya, kalau hujan banyak mencelakai pengendara. Harapan kami pemerintah dan dinas terkait siapapun yang berwenang, segera bertindak. Masyarakar saja kalau telat bayar pajakz dioprak-oprak dan didenda, giliran jalan rusak dibiarkan saja. Padahal ini sudah berbulan-bulan rusaknya,” ujar Andi Kurniawan salah satu warga Karanganyar.

Baca Juga :  Hasil Evaluasi Gubernur, APBD Perubahan Karanganyar 2020, Pendapatan Berkurang Rp 129 Miliar, Belanja Berkurang Rp 43 Miliar

Sorotan tak kalah tajam juga bermunculan di media sosial. Selain mengupload kondisi jalan yang berlubang, ada pula netizen yang mengunggah foto-foto luka gara-gara terjatuh di jeglongan sewu Kalioso Karanganyar.

Kecaman dan harapan perbaikan itu bermunculan salah satunya di Grup Medsos FB ICK. Salah satunya akun yang menulis..

Bapak bupati dan bapak dpu…

Mohon pak untuk di tindak lanjuti.. Sudah bola bali pak ada korbanya yg kejengglong

Apa lagi pada malam hari.. Bahaya pak.. Buat pengandara motor.. Dan waktu hujan turun geh jga bahaya pak

#atiatilubangjalanan. Akun itu mengunggah foto kaki dengan luka baru yang disampaikan akibat terjatuh di lubang jalan Kalioso.

Foto lubang jalan di Kalioso. Foto/Wardoyo

Dalam sekejap, postingan itu mendapat banyak komentar dukungan dan ratusan jempol tanpa sepakat.

Seperti akun Denizha Tri Fahri yang menulis komentar:

Jln e ngeri apalagi klo pas hujan jeglongane gk kelihatan, hrs lebih hati2 apalagi bagi pengendara yg blm hafal jeglongane sblh mn saja”.

Lalu akun Adi Rohman yang menuliskan beberapa kali sering menolong pengendara yang terjatuh di lubang Kalioso.

Baca Juga :  PP Diisukan Identik Organisasi Preman, Ketua MPC Pemuda Pancasila Karanganyar Angkat Suara: Ada Yang Khawatir Kegiatan PP Semakin Massif!

“Sya udah pernah nulungii 3 x orang kejegloongg…. Sya diri jg pernah kejegloong sma ponakan sam tp yg parah ponakan sya”. Begitu postingan komentarnya.

Lantas ada Dodikfrans Tyo yang mengibaratkan jalur rusak Kalioso dengan jeglongan sewu.

Jl.solo purwodadi kie wes dadi wisata jeglongan sewu.”. Tulis Dodik di kolom komentarnya.

Saking banyaknya dan besarnya lubang, ada pula netizen yang menyebut jeglongan sewu di Kalioso dan Solo-Purwodadi sebesar sapi.

Fenomena jalur rusak yang memunculkan istilah wisata Jeglongan Sewu pernah viral di Sragen. Kala itu, banyak jalur rusak yang akhirnya memicu banyak korban. Bahkan kala itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo juga sempat menanggapi atas fenomena kerusakan jalan di Sragen. Wardoyo