JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Harga Sapi Mahal, Pencuri Mulai Berkeliaran. Dua Ekor Sapi di Kandang Dikeler Maling, Satu Ekor Tertinggal di Parit 

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

PEKALONGAN,JOGLOSEMARNEWS.COM Di tengah mahalnya harga sapi, aksi pencurian sapi merebak di wilayah Pekalongan. Guna untuk mengungkap sekaligus menangkap pelaku pencurian hewan ternak sapi, Unit Reskrim Polsek Talun Polres Pekalongan melakukan gelar olah TKP, Selasa (26/2/2019).

Kejadian pencurian sapi tersebut diketahui saat korban yang bernama Keri Kasturi (55), warga Dukuh Picis, Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan hendak memberi makan sapi di kandang area persawahan.

Saat tiba di kandang sapi miliknya, ia mendapati dua ekor sapi miliknya tidak ada di kandang. Kaget, kemudian ia berusaha mencari di sekitar kandang berjarak + 50 meter. Korban berhasil menemukan satu ekor sapi yang terjebak di parit sawah lalu dibawanya kembali ke kandang.

Baca Juga :  Dijebak Lewat Aplikasi Perjodohan, Seorang Gadis asal Banyumas Diajak Ketemuan, Jalan-Jalan ke Swalayan dan Dibawa ke Hotel. Lalu Ini Yang Kemudian Terjadi!

Sedangkan satu ekor lainnya yang berumur 1,5 tahun tidak diketahui keberadaannya (hilang). Saat mencari keberadaan sapi yang hilang, korban sempat menelusuri jejak sapi dari kandang melalui kebun sengon sampai ke jalan aspal perbatasan Talun – Batang Desa Gringgingsari.

Namun sampai dilokasi tersebut korban tidak menemukan sapi yang satunya lagi. Dan dimungkinkan sapi miliknya sudah dibawa ke arah wilayah Batang.

Baca Juga :  Tertangkap Hendak Tawuran, Puluhan Remaja di Gemuh Dikukut Polisi. Baju Langsung Dilucuti, Polisi Amankan Senjata Tajam dan Kayu Bermata Paku

Dan pada pukul 07.00 WIB korban memberitahukan kejadian yang ia alami kepada Kades Sengare. Atas saran dari Kades korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian hewan ternak sapi tersebut.

“Diharapkan bagi masyarakat apabila mengetahui sekecil apapun informasi agar segera disampaikan kepada pihak kepolisian guna untuk mempercepat dalam pengungkapan kasus tersebut,” ujar Kapolres saat konferensi pers seperti dilansir Tribratanews Polda Jateng. Wardoyo