loading...
Loading...
Ilustrasi UNBK

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 22.175 siswa SMK yang berasal dari cabang dinas pendidikan wilayah VI yang meliputi, Karanganyar, Sragen dan Wonogiri, mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK)  hari pertama, Senin (25/03/2019). Pelaksanaan UNBK sempat diwarnai insiden eror jaringan internet meski relatif masih bisa berjalan lancar.

Kepala cabang dinas pendidikan wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Suyanta mengatakan, pelaksanaan UNBK  SMK ini, dimulai pada hari Senin (25/03/2019) sampai hari Kamis (28/03/2019) mendatang. Menurutnya ada empat mata pelajaran yang di uji yaitu, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan.

“Jadi hari pertama ini, siswa mengerjakan soal UN, Bahasa Indonesia,” kata Suyanta, Senin (25/03/2019).

Baca Juga :  Dishut Jateng Ungkap Fakta 600.000 Hektare Lahan Masuk Daftar Kritis. Ada 12.000 Hektare di Karanganyar 

Ia menguraikan secara umum, pada hari pertama pelaksanaan UNBK sesi pertama relatif berjalan lancar. Namun di SMKN 1 Sragen, UNBK sempat mengalami masalah jaringan internet, sehingga UNBK terlambat 30 menit dari jadwal semula.

Meski demikian, ia memastikan keterlambatan tersebut tidak merugikan peserta ujian.

“Sebelumnya kita telah melakukan sinkronisasi dan tidak ada masalah. Namun pada saat pelaaksanaan, ternyata ada masalah di jaringan internet. Meski mengalami keterlambatan karena masalah jaringan, secera keseleuruhan tidak merugikan siswa,” jelasnya.

Disinggung menegenai pengawasan, Suyanta menjelaskan, dilakukan dengan sistem silang. Artinya, guru di sekolah setempat menjadi pengawas di sekolah lain.

Baca Juga :  Resmikan UPK, Bupati Karanganyar Akui Angka Kemiskinan Masih 80.000 Jiwa. Ini Kriteria Pendapatan Minimal Yang Bisa Disebut Miskin! 

“Pengawasan kita lakukan dengan sistem silang. Satu ruang terdiri dari dua orang pengawas. Pada prinsipnya, pelaksanaan hari pertama UNBK di wilayah VI berjalan lancar,” pungkasnya. Wardoyo

Loading...