JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Hujan Berhari-hari, 22 Titik di 6 Kecamatan di Karanganyar Dilanda Longsor. Satu Nenek di Ngargoyoso Tertimbun Material 

Ilustrasi longsor
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi longsor

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Hujan deras yang mengguyur Karanganyar dalam tiga hari beruntun menyebabkan puluhan titik longsor di lereng Gunung Lawu. Tak hanya merusak infrastruktur, bencana longsor juga membuat satu perempuan lansia sempat tertimbun material longsoran.

Salah satu titik adalah di Dusun Drojo, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso Kamis (7/3/2019) petang.

Tebing setinggi tujuh meter amblas diterjang longsor dan mengenai rumah Wiryo Suginem. Perempuan lansia itu saat kejadian tengah berada di kamar menonton televisi.

Baca Juga :  SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Bekali Guru dengan UU Perlindungan Anak. Antisipasi Agar Guru Tak Mudah Terjerat Hukum

Kondisi longsor yang mendadak membuatnya tak sempat mengantisipasi. Akibatnya dia sempat tertimbun material longsoran.

Beruntung nyawanya bisa terselamatkan oleh anaknya dan warga sekitar. Namun akibat kejadian itu, perempuan lansia itu mengalami patah tulang di bagian pinggang.

Korban langsung diladikan ke rumah sakit di Solo untuk mendapatkan perawatan intensif. Menurut keterangan warga, kejadian berlangsung cepat dalam situasi hujan mengguyur.

“Longsor terjadi petang tadi. Korban memang sempat tertimbun hingga dada ke bawah. Warga lalu bersama-sama menggali material longsor. Ketika diangkat korban mengerang sakit di bagian pinggang dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar Sunarjo, tetangga korban.

Baca Juga :  Ini Pesan yang Disampaikan Anggota DPR RI Komisi IV FPKB Mbak Luluk Ketika Mendampingi Menteri LHK Saat Sambangi Karanganyar

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, puluhan titik bencana tanah longsor terjadi di enam kecamatan di lereng Lawu.

Enam titik berada di Kecamatan Karangpandan, lima titik di kecamatan Ngargoyoso, lima titik di Jenawi, empat titik di Tawangmangu dan Matesih serta Jatiyoso masing-masing satu titik. Wardoyo