JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Jalur Ganda Kereta Api Palur-Kedung Banteng Dibuka Beberapa Hari Lagi. Penumpang Boleh Naik Dari Palur, Kemenhub Sebut Jalur Lebih Cepat! 

Peninjauan rel ganda di Palur. Foto/Wardoyo
Peninjauan rel ganda di Palur. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR,JOGLOSEMARNEWS.COM Jalur ganda antara Palur-Kedung Banteng dipastikan bakal segera beroperasi. Rencananya, pengoperasian jalur ganda yang dibangun sejak tahun 2015 tersebut, akan dilakukan pada tanggal 5 Maret 2019 mendatang.

Hal tersebut terungkap saat kunjungan pimpinan Satker lintas selatan pembangunan jalur ganda, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub,  Arif Sudiatmoko, usai melakukan pengecekan finalisasi pembangunan jalur ganda, Jumat (01/03/2019).

Arif mengatakan, saat ini proses pembangunan jalur ganda Palur-Kedung Banteng sepanjang 34 kilometer ini, telah mencapai 98 %. Dijelaskannya, jalur ganda ini, dilengkapi dengan 6 stasiun, dengan total anggaran mencapai Rp 1 triliun.

Baca Juga :  Pangdam dan Kapolda Jateng Kompak Ziarah ke Makam Soeharto di Giribangun Karanganyar. Pangdam Sebut Soeharto Orang Yang Berjasa pada RI dan TNI!

“ Dari hasil pengecekan finalisasi,  masih ada pekerjaan yang baru bisa dilaksanakan setelah pengoperasian dilakukan. Jalur ganda ini segera dioperasikan mulai tanggal 5 Maret 2019 mendatang. Pengoperasian untuk jalur ganda ini, menerapkan sinyal baru, yang sebelumnya dari mekanik ke elektrik.

Dengan dioperasikannya jalur ganda ini, maka akan mengurangi adanya persilangan dan tidak saling menunggu, waktu tempuh semakin singkat karena tidak ada persilangan,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga :  Cara Baru Bendung Maraknya Peredaran Narkoba di Karanganyar, Wabup Rober Kenalkan Wisata Touring Komunitas Motor Sambil Kampanye Antinarkoba

Sementara itu, Kepala Daerah Operasi VI Jogjakarta, Eko Purwanto, mengatakan, untuk sementara, jalur ganda Palur sampai Kedung Banteng, difungsikan sebagai stasiun operasi

“ Untuk sementara Palur sampai Kedung Banteng sebagai stasiun operasi. Ke depan kita ingin agar penumpang juga naik dari Palur, sehingga  pergerakan penumpang tidak beregerak di satu titik,” jelasnya. Wardoyo